Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Samsung
Perangkat Realitas Visual Samsung Diluncurkan
Thursday 04 Sep 2014 15:46:50

Berfokus pada upaya meningkatkan kecepatan inovasi." Seperti menonton layar raksasa 4,4m.(Foto: twitter)
BERLIN, Berita HUKUM - Samsung meluncurkan suatu perangkat untuk realitas visual dan telefon pintar dengan layar cekung, di pameran teknologi internasional, IFA, Berlin. Selain headset Gear VR dan telepon layar lengkung Note Edge, Samsung juga memamerkan versi keempat telepon pintar layar besar Note, dan jam pintar layar lengkung.

Peluncuran berlangsung ketika Samsung Electronics sedang mengalami penurunan 20% keuntungan hingga puluhan eksekutifnya secara sukarela mengembalikan sebagian bonusnya.

Dominasi perusahaan Korea itu di pasar telepon pintar turun pula dari 32,2% selama April-Juni 2013, menjadi 24,9% untuk periode yang sama tahun ini, padahal telepon pintar Samsung adalah yang paling luas keragamannya di pasaran.

Manajer pemasaran Samsung, DJ Lee -saat pameran dua tahunan IFA Berlin, mengatakan perusahaannya 'berfokus pada upaya meningkatkan kecepatan inovasi', dan menjamin 'tak akan pernah melambatkannya.'

Bagai layar raksasa

Headset Gear VR merupakan hasil aliansi Samsung dengan Oculus, perusahaan yang dimiliki Facebook, dan merupakan piranti pelengkap untuk Galaxy Note 4.

Dengan layarnya berukuran 4.7in (14,5cm), perangkat ini memberikan bidang pandang 96 derajat, menawarkan pengalaman yang mirip dengan melihat layar raksasa 175 inci (4,4m) dari jarak dua meter.

Gear VR akan dipasarkan dengan kartu micro SD yang sudah berisi sejumlah video 360 derajat dan permainan virtual reality.

Sedangkan Note Edge adalah suatu phablet atau gabungan telefon dan tablet, yang diandaikan menawarkan cara baru untuk mengakses aplikasi yang sering digunakan.

Namun seorang pengamat membayangkan, Gear VR dan Galaxy Note Edge akan membutuhkan waktu untuk bisa digunakan maksimal.

"Untuk memaksimalkan fasilitas-fasilitasnya, Samsung akan membutuhkan pengembang aplikasi pihak ketiga," kata Ian Fogg seorang pakar dari IHS.

Dan masalahnya, Samsung menawarkan layar ini hanya pada satu handset saja.

Jadi, Fogg meramalkan, tidak akan banyak pengembang yang akan mendukungnya, 'kecuali Samsung membayar pengembang aplikasi untuk membuat aplikasi khusus untuk mereka.'(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Samsung
 
Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay Resmi Meluncur di Indonesia
 
Samsung Galaxy Note 9 Siap Launching di Brooklyn, NY
 
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
 
Samsung Siap Ungkap Galaxy S9 Bulan Depan
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]