Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Turki
Perang Saudara di Suriah: Turki Kutuk Serangan Udara oleh Suriah terhadap Konvoinya
2019-08-20 19:32:26

Suriah menyebut kedatangan konvoi Turki sebagai aksi agresi dan mengatakan konvoi menuju ke Khan Sheikhoun, Idlib.(Foto: AFP/GETTY IMAGES)
TURKI, Berita HUKUM - Kementerian Pertahanan Turki mengatakan militer Suriah melancarkan serangan udara terhadap konvoi Turki yang mengangkut mesiu di wilayah Suriah barat laut pada Senin (19/8).

Kementerian Pertahanan lantas mengutuk serangan tersebut, yang menyebabkan tiga warga sipil meninggal dunia dan melukai 12 lainnya. Pasukan Rusia memberikan dukungan kepada militer Suriah dalam perang yang telah berkecamuk selama bertahun-tahun.

"Meskipun kami telah memberikan peringatan kepada pihak berwenang Federasi Rusia, operasi militer oleh pasukan rezim terus berlangsung di wilayah Idlib, bertentangan dengan nota kesepahaman dan perjanjian dengan Federasi Rusia," demikian bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Turki.

Perjanjian tersebut, yang diteken pada September tahun lalu antara Rusia dan Turki, menjadikan Idlib sebagai wilayah yang harus dikecualikan dari serangan skala besar.

Namun selama beberapa pekan terakhir, pasukan pemerintah Suriah meningkatkan serangan di kawasan itu sebagai pertahanan besar terakhir yang dikuasai pemberontak. Ribuan penduduk sipil terbunuh dan ratusan ribu warga menyelamatkan diri.

'Memburu sisa-sisa teroris'

Sebagian wilayah Provinsi Idlib dikuasai oleh pasukan pemberontak.

Suriah menyebut kehadiran konvoi militer Turki sebagai agresi di wilayahnya. Pengiriman perlengkapan militer, kata Suriah, tidak akan menghentikan langkah pasukan pemerintah "memburu sisa-sisa teroris".

IdlibHak atas fotoOMAR HAJ KADOUR/AFP/GETTY IMAGES
Image captionAsap membumbung di atas gedung menyusul serangan

Turki mendukung beberapa kelompok pemberontak yang digempur oleh pasukan kelompok propemerintah Suriah di pinggiran kota strategis, Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib.

Menurut organisasi yang berkantor di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), pesawat tempur Rusia melancarkan serangan di dekat konvoi Turki pada Senin (19/08).

Penegasan Turki bahwa serangan tersebut melanggar perjanjian tahun lalu menambah kekhawatiran kemungkinan perang langsung antara Suriah dan Turki.

Setelah berlangsung perang selama delapan tahun, pemerintah Suriah berusah merebut kembali wilayah-wilayah yang masih dikuasai pemberontak.

Sebagai bagian dari usaha itu, pasukan pemerintah dengan dukungan Rusia dilaporkan tiba di pinggiran Khan Sheikhoun pada, Minggu (18/8).

Khan Sheikhoun terletak di jalan raya yang menghubungkan Damaskus dengan Aleppo dan merupakan kota strategis di Idlib.

Jika Khan Sheikhoun berhasil direbut, maka pasukan Suriah pada hakikatnya berhasil mengepung wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak di selatan, termasuk pos observasi Turki di Morek. Konvoi Turki dilaporkan menuju Morek.(BBC/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Turki
Perang Saudara di Suriah: Turki Kutuk Serangan Udara oleh Suriah terhadap Konvoinya
Turki Tetap Datangkan Sistem Rudal S-400 Buatan Rusia Walau Ditentang AS
Lira, Mata Uang Turki Terjun Bebas, Erdogan Sebut 'Ini Ulah Amerika Serikat dan Barat'
Donald Trump Ancam 'Menghancur-leburkan' Ekonomi Turki
Presiden Turki Tuduh Amerika Serikat Bermental 'Penginjil dan Zionis'
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi dan Asistennya sebagai Tersangka
Ridwan Hisjam: Golkar Perlu Reformasi Jilid II
Badiklat Kejaksaan Gembleng Ratusan CPNS Menuju SDM Unggul
Korupsi Berkomplot Anggota DPRD Kaltim, KPADK Minta Jaksa Agung Periksa Kembali 6 Tersangka
Legislator Anggap Karhutla Sebagai Bentuk Kegagalan Pemerintah
Tolak Bantuan DKI Jakarta Atasi Karhutla, Warga Riau Sebut Pemprov Riau Sombong
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]