Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Irak
Perang Mempertahankan Kilang Minyak Terbesar Irak
Saturday 21 Jun 2014 07:00:10

Kilang minyak Baiji yang terletak 200 km di utara ibu kota Baghdad, merupakan yang terbesar. Departemen Pertahanan Irak mengatakan serangan udara menewaskan 15 pejuang ISIS dekat Baghdad.(Foto: Istimewa)
IRAK, Berita HUKUM - Pasukan pemerintah Irak bertempur menghadapi kelompok militan Sunni dalam upaya menguasai kilang minyak terbesar di negara itu.

Kelompok militan menyerang kilang minyak tersebut namun para pejabat keamanan mengatakan telah "menguasai" sepenuhnya kilang Baiji, sekitar 200 kilometer di utara ibu kota Baghdad.

Tetapi para pekerja yang terperangkap mengatakan para militan masih berada di fasilitas dan pertempuran secara sporadis masih berlangsung.

Pertempuran terjadi di tengah langkah Presiden Amerika Barack Obama untuk mempertimbangkan permintaan serangan udara terhadap para militan.

Seorang juru bicara partai Perdana Menteri Nouri al Maliki mengatakan kepada BBC, para pemimpin merasa "ditinggalkan" oleh komunitas internasional sementara kota-kota di utara dikuasai dan diserang oleh kelompok Negara Islam di Irak dan Levant (ISIS) serta sekutu Arab Sunni.

Kelompok militan yang dipimpin oleh ISIS melancarkan serangan terhadap kilang minyak Baiji Rabu pagi (18/6).

Militer Irak mengatakan Kamis (19/6) bahwa sebagian dari 100 militan tewas saat pasukan melanjutkan serangan dengan menggunakan helikopter tempur.

"Kilang minyak Baiji telah dikuasai sepenuhnya oleh pasukan keamanan Irak dan semua upaya teroris untuk menyerang telah digagalkan," kata Letnan Jenderal Qasim Atta dalam jumpa pers.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Irak
 
• PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
 
• Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
 
• Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
 
• Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
 
• AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]