Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Perampokan
Perampokan di Pulomas, 6 Orang Korban Tewas
2016-12-27 16:41:39

Tampak suasana di TKP saat setelah kejadian.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi dugaan perampokan disertai pembunuhan hingga menimbulkan 6 orang korban tewas terjadi di Jalan Pulomas Utara No.7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12).

Kapolda Metro Jaya, Irjen M. Iriawan mengatakan pada, Selasa (27/12), sekitar pukul 09.25 WIB, Sheila Putri dan Evan Sandrego Pratama Putra saksi mendatangi Pos Polisi Kayuputih. Dia melaporkan telah terjadi perampokan. "Piket Reskrim dan fungsi segera merapat ke lokasi," katanya.

Korban berjumlah 11 orang. Mereka dimasukkan ke satu kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter persegi. "Yang meninggal enam orang. Lima orang dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menambahkan peristiwa penyekapan yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

Menurut Argo, korban meninggal atas nama Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel (teman anak korban), Yanto (sopir), dan Tasrok (sopir).

"Sementara, korban yang masih hidup atas nama Emi (41), Zanette (13), Santi (22), Fitriani (23), Windi (23) selaku pembantu," ungkapnya.

Semua korban dimasukkan dalam satu kamar mandi ukuran 1,5 meter x 1,5 meter dan posisi terkunci dari luar. Para korban meninggal diduga akibat kehabisan oksigen.

Korban yang masih hidup sudah dibawa ke rumah sakit Kramat Jati untuk perawatan. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Petugas juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).(bh/as)


 
Berita Terkait Perampokan
 
• 3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
 
• Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
 
• Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
• Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
• Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]