Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Musik
Penyanyi Jazz Dunia, Al Jarreau, Tutup Usia
2017-02-13 09:14:24

Sebelum mengakhiri tur-nya, Al Jarreau sempat tampil di Montreux Jazz Club, pada 3 Juli 2016 lalu.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Penyanyi jazz dan pop asal Amerika Serikat, Al Jarreau, mengembuskan napas terakhir di Los Angeles pada usia 76 tahun.

Belum jelas apa penyebab kematian pria yang memenangi tujuh Penghargaan Grammy itu. Namun, sebelumnya dia menjalani perawatan di rumah sakit akibat kelelahan.

Sebuah pernyataan pada laman resmi Jarreau menyebutkan, "Prioritas keduanya dalam hidup adalah musik. Tiada (prioritas) urutan tiga. Prioritas nomor satunya, jauh di atas yang lain, adalah memulihkan atau membuat nyaman siapapun yang memerlukan."

"Apakah itu sakit emosional atau ketidaknyamanan fisik, atau penderitaan dalam wujud lain, dia merasa perlu untuk menenangkan pikiran kita dan menenangkan hati kita."


al jarreau



Hak atas fotoAFP
Image captionAl Jarreau memenangi Grammy yang ketujuh pada 2007.


al jarreauHak atas fotoAFP
Image captionJarreau, yang dipotret saat bernyanyi pada 1993 lalu, biasa bernyanyi dalam acara gereja semasa kecil.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jarreau mengalami masalah kesehatan dan dibawa ke rumah sakit lantaran mengidap penyakit pernapasan saat menjalani tur di Prancis pada 2010.

Awal bulan ini, dia mengakhiri tur-nya setelah melanglang buana selama lebih dari 50 tahun.

Karier

Lahir di Milwaukee, Negara Bagian Wisconsin, pada 1940, Jarreau mulai bernyanyi sejak masa kecil dan turut serta keluarganya dalam konser serta acara gereja.

Namun, kariernya sebagai penyanyi profesional dimulai belakangan setelah lulus sarjana di bidang psikologi dan bekerja di pusat rehabilitasi di San Francisco.

Album pertama Jarreau, We Got By, diluncurkan pada 1975 dan mendapat penghargaan musik di Jerman.

Setahun berikutnya, dia merilis Glow, yang juga diganjar penghargaan musik di Jerman. Namanya semakin tersohor setelah melansir album rekaman Look to the Rainbow. Berkat album tersebut, Jarreau meraih penghargaan Grammy sebagai penyanyi jazz terbaik.

Penghargaan serupa diberikan lagi setahun kemudian, kali ini untuk album All Fly Home.

al jarreauHak atas fotoAFP
Image captionAl Jarreau berkiprah tak hanya di musik jazz, tapi juga dalam musik pop dan R&B.

Jarreau tidak hanya berkutat di ranah jazz. Pada 1981, dia merilis album musik pop berjudul Breakin Away, yang mencakup lagu We're in This Love Together. Koleksi Grammy milik Al Jarreau pun bertambah dengan predikat penyanyi pop terbaik.

Kualitas Al Jarreau sebagai penyanyi serbabisa kian melambung setelah album Heaven and Earth yang dirilis pada 1992 membuatnya meraih penghargaan Grammy untuk penampilan vokal R&B terbaik. Artinya, Jarreau telah mengoleksi penghargaan tertinggi musik itu di tiga ranah yang berbeda.

Sebelum Al Jarreau tutup usia, menurut akun Twitter-nya, putranya mendapati sang penyanyi melantunkan lagu Moonlighting kepada salah satu perawat di rumah sakit.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Musik
 
Cerita Farel Prayoga. Dari Mengamen Hingga Bikin Istana Negara Bergoyang !
 
Enam Twit Kontroversial Elon Musk yang Membuatnya dalam Masalah
 
Charlie Watts Meninggal: Kisah Sang 'Penjaga Irama' The Rolling Stones yang Pernah Menghajar Mick Jagger
 
Westlife Sihir Seluruh Penonton dengan 'If I Let You Go'
 
Anang Hermansyah Resmi Tarik Usulan RUU Permusikan di Baleg DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]