Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PT Jasa Marga
Penjelasan Jasa Marga Terkait Tol Banjir dan Ambruknya Gerbang Tol Cikunir II
2016-02-16 12:58:49

Gambar:Direktur Operasional PT Jasa Marga, Christantio Prihambodo (ketiga kiri) didampingi para staf saat memberikan keterangan persnya di kantor pusat Jasa Marga, Jakarta, Senin (15/2).(Foto: BH/yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Jasa Marga (Persero),Tbk menjelaskan, terkait genangan air 50 cm di km 37 dan km 34 pada hari Minggu kemarin yang terjadi, selain karena faktor hujan deras, namun juga karena faktor perubahan tata ruang/ penggunaan lahan disekitar jalan tol.

"Dua genangan air di jalan tol hari Minggu kemarin karena hujan yang cukup deras dan perkembangan area industri yang cukup pesat yang menyebabkan limpasan air tidak mampu ditampung drainase di km 37 dan km 34 dan melimpas di jalan tol", kata Direktur Operasional PT Jasa Marga, Christantio Prihambodo di kantor pusat operator jalan tol PT Jasa Marga, Tbk di Jakarta, Senin (15/2).

Chistantio menuturkan, di km 37 sebenarnya terdapat dua Situ, yakni Rawa Binong dan Alam Sar yang berfungsi menampung limpasan air di sekitar jalan tol.

Namun, karena pesatnya pembangunan daerah sekitar tol, menyebabkan dua Situ/ danau kecil tersebut tidak mampu menampung debiit air yang datang.

"Pengembangan menyebabkan air lebih cepat mengalir ke danau dan limpasannya melimpas ke jalan tol", ujarnya.

Christantio menjelaskan, dalam minggu ini pihaknya akan berkoordinasi dengan daerah kawasan untuk mencari solusi jangka panjang, agar jalan tol tidak terendam lagi.

"Kita koordinasi bagaimana agar tata air di daerah kawasan, agar genangan tidak terjadi lagi. Untuk sementara kita pasang karung pasir untuk menahan limpasan air", jelasnya.

"Kondisi saat ini dilakukan penutupan lajur offramp menuju Cikarang Pusat bagi kendaraan dari arah Bandung dan pengaturan lalu lintas yang melalui lokasi KM 37," tuturnya.

Seperti diberitakan, Hujan deras yang mengguyur kawasan Bekasi mengakibatkan dua peristiwa terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta Outer Ring Road (JORR). Di Tol Jakarta-Cikampek banjir menggenangi ruas tol yang menghubungkan Jakarta dengan Cikampek tersebut.

Banjir terjadi di KM 34 Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di Kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi arah Jakarta

Banjir di ruas Tol Jakarta-Cikampek tak hanya terjadi di KM 34, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Banjir juga terjadi di KM 37 tepatnya di dekat Gerbang Tol Kota Delta Mas.

Sementara untuk ambruknya Gerbang Cikunir 2 terjadi karena hujan lebat yang disertai hempasan angin keras, yang menekan atap bagian depan dan merobohkannya.

"Sementara kita lakukan tindakan mensuport dan menopang atap yang roboh menggunakan Crane, dan memotong seperti papan nama yg membebani atap", paparnya.

Untuk perbaikan permanen, lanjut Christantio, dilakukan secara bertahap dengan masa perbaikan selama 1-1,5 bulan.

"Sementara selama perbaikan kita buka partial. Lalu lintas sudah normal, namun kita buka 11 gardu", ungkapnya.(bh/yun)


 
Berita Terkait PT Jasa Marga
 
Penjelasan Jasa Marga Terkait Tol Banjir dan Ambruknya Gerbang Tol Cikunir II
 
HUT Jasa Marga, Dahlan Iskan Beri Penghargaan Kepada Para Atlit
 
Laba Bersih Jasa Marga Meningkat 16,4% di Triwulan I 2012
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]