Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Uni Eropa
Penjagaan Ketat, Pertemuan Puncak UE di Brussels Dimulai
2017-06-23 13:55:36

Tampak pasukan keamanan yang sedang berjaga dengan senjata lengkap.(Foto: Istimewa)
BELGIA, Berita HUKUM - Para pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels mulai hari Kamis (22/6) untuk membahas perekenomian dan perundingan Brexit. PM Inggris Theresa May akan menjelaskan situasi di negaranya.

Pertemuan puncak Uni Eropa di Brussels diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan meningkatkan kerja sama dalam keamanan dan pertahanan. Para pemimpin Uni Eropa juga akan memulai perundingan putaran pertama dengan Inggris tentang Brexit.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi selama dua hari itu, Theresa May yang kehilangan kursi cukup banyak di parlemen dalam pemilu bulan ini akan menjelaskan perkembangan politik di negaranya dan pembentukan pemerintahan baru dalam koalisi dengan Partai Uni Irlandia DUP. Juru runding Inggris soal Brexit David Davis mengatakan, May akan membuat sebuah proposal mengenai hak warga negara Uni Eropa yang tinggal Inggris.

Selain masalah ekonomi dan Brexit, para pemimpin Uni Eropa akan membahas kontraterorisme dan memperkuat kerja sama keamanan dan pertahanan. Mereka juga akan menegaskan kembali komitmen terhadap perdagangan bebas dan upaya meningkatkan lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi.

Belgien Brüssel Start der Brexitverhandlungen (picture-alliance/AP Photo/E. Dunand)


Pertemuan pra-perundingan antara Uni Eropa dan Inggris dilakukan hari Senin, 19 Juni 2017 di Brussels


Pertemuan itu juga akan membicarakan krisis migran di Eropa, terutama perang melawan penyelundupan migran melalui rute Laut Tengah, namun tidak ada terobosan yang diharapkan dalam upaya mereformasi sistem suaka Uni Eropa.

Presiden baru Prancis Emmanuel Macron berjanji akan menghidupkan kembali semangat Uni Eropa setelah keputusan mengejutkan dari Inggris untuk meninggalkan persemakmuran itu. Perancis dan Jerman juga ingin memperkuat kerjasama pertahanan Eropa untuk menjawab kebijakan Presiden AS Donald Trump yang mencanangkan politik "America First".

Setelah memenangkan pemilihan presiden awal Mei lalu di Perancis, Macron melakukan kunjungan luar negeri pertamabnya ke Jerman untuk berbicara dengan Kanselir Angela Merkel. Awal bulan ini, Brussels meluncurkan cetak biru Franco-Jerman untuk menciptakan dana pertahanan Eropa dengan anggaran tahunan sebesar 5,5 miliar Euro.

Brexit Verhandlungen beginnen Barnier mit Davis in Brüssel (Reuters/F. Lenoir)


Juru runding Inggris David Davis (kiri) diterima di Brussels oleh juru runding Uni Eropa soal Brexit, Michael Barnier (kanan)


Kantor kepresidenan Perancis mengatakan, Paris dan Berlin, yang secara tradisional menjadi motor utama integrasi Eropa, berharap rencana kerjasama pertahanan itu dapat ditandatangani pada pertemuan puncak di Brussels.

Menindaklanjut pengusutan percobaan serangan bom bunuh diri di stasiun pusat kota Brussels, pihak berwenang Belgia menyatakan polisi telah menahan empat orang dalam serangkaian penggerebekan. Kantor kejaksaan mengatakan hari Kamis (22/9), keempat orang ditangkap saat polisi melakukan penggerebekan di kawasan Molenbeek, Anderlecht dan Koekelberg.

Pengjagaan keamanan di Brusseles diperketat setelah seorang pria meledakkan bom rakitan Selasa malam (20/6) di stasiun pusat. Namun bom itu gagal meledak sepenuhnya. Pelaku kemudian ditembak mati oleh tentara yang berjaga di tempat kitu. Tidak ada orang lain yang terluka dalam insiden tersebut.(dw/bh/sya)


 
Berita Terkait Uni Eropa
 
• Penjagaan Ketat, Pertemuan Puncak UE di Brussels Dimulai
 
• Inggris Serahkan Permohonan Resmi Keluar dari Uni Eropa
 
• Inggris Keluar dari Uni Eropa, PM David Cameron Mundur
 
• Uni Eropa Putuskan Starbucks dan Fiat Bayar Pajak Lebih Besar
 
• Perwakilan Uni Eropa Didemo Penderita HIV, Terkait Hak Paten ARV
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]