Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
FBI
Pengguna Smartphone Dipantau FBI Via Carrier IQ
Thursday 15 Dec 2011 23:19:23

Ilustrasi Carrier IQ yang merupakan aplikasi pelacakan data jaringan ponsel (Foto: Androidostablet.com)
Penemuan aplikasi pelacakan data jaringan ponsel, disebut Carrier IQ, ternyata mendapat banyak tentangan. Pasalnya, hal ini terkait dengan masalah privasi. Tapi Biro Infestigasi Federal (FBI) dikabarkan menolak untuk menanggapi permintaan dari Freedom of Information (FoI) tentang penggunaan forensik smartphone, karena jika dibeberkan akan mengganggu penyelidikan yang sedang berlangsung.

Permintaan FOI diajukan Muckrock. Ia ingin mengetahui, apakah FBI telah menggunakan layanan yang ditawarkan Carrier IQ untuk mengawasi smartphone. Carrier IQ adalah perusahaan yang memperoleh ketenaran akhir-akhir ini, setelah seorang peneliti keamanan OS Android, Trevor Eckhard menemukan Carrier IQ.

Seperti dilansir Cellular News, Kamis (15/12), ternyata program tersebut mampu melacak data secara ilegal, termasuk aktivitas mengambil, merekam dan mengumpulkan informasi terkait substansi komunikasi elektronik tanpa adanya persetujuan pihak yang berwenang.

FBI dalam pernyataannya, sementara ini menolak untuk mengatakan apa yang mereka lakukan, apakah mengkonfirmasi bahwa mereka memiliki akses ke log yang dihasilkan oleh Carrier IQ, baik melalui operator jaringan, atau Carrier IQ sendiri.

Masalah Carrier IQ ini menambah panjang deretan kasus hukum perihal pelacakan data mobile yang saat ini ramai diperbincangkan, mengingat isu keamanan pengguna harus dijaga oleh para pengembang aplikasi dan penyedia telekomunikasi. (sci/sya)


 
Berita Terkait FBI
 
• Pemerintahan Trump 'Dusta' tentang FBI, kata James Comey
 
• Direktur FBI Dipecat oleh Presiden Trump terkait Email Clinton
 
• FBI Menyelidiki Dugaan Campur Tangan Rusia dalam Pilpres AS
 
• FBI Selidiki Peretasan Akun Cloud Pesohor
 
• FBI Tembak Mati Tersangka Konspirasi Bom Boston
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]