Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Hoax
Pengamat: Hoaks Justru Sebabkan Stagnan Elektabilitas Capres
2019-01-18 18:19:43

Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti saat acara Diskusi publik.(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menegaskan bahwa elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) dapat dipengaruhi oleh hal-hal yang mengandung unsur hoaks.

Ray kemudian mengambil contoh pada momentum yang ditenggarai memuat unsur hoaks yakni penganiayaan Ratna Sarumpaet dan tujuh kontainer berisi surat suara pemilu yang telah tercoblos.

"Ini isyarat penting terhadap dua hal, pasangan (nomor urut) 02 beberapa kali terasosiasi bahwa seolah-olah kubu tersebut memproduksi hoaks dari persoalan Ratna sampai tujuh kotak suara kontainer yang sudah tercoblos. Ini sedikit banyak menjadikan stagnansi elektabilitas. Sejak awal kampanye stagnan di Desember, Januari," ujar Ray pada diskusi 'Hoax, Integritas KPU dan Ancaman Legitimasi Pemilu' yang digelar Institut Demokrasi Republikan (ID-Republikan) di kawasan Cikini, Jumat (18/1).

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat melawan produksi dan penyebaran hoaks, bukan malah berperan serta. Karena aktor politik yang menggunakan cara-cara ini, biasanya cenderung korup atau hendak menyalahgunakan jabatan. 

"(Narasi yang merusak negeri) itu dibangun mereka (politisi) yang menggunakan hoaks dan politik identitas. Dia tidak bisa dipilih dan tidak patut untuk mendapatkan amanat negeri," tegas Ray.

Adapun selain diskusi, turut digelar deklarasi pemilu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (Luber Jurdil) oleh Gerakan Satu Indonesia. Mereka pun berharap pesta demokrasi berlangsung aman, damai, serta berintegritas tanpa hoaks.

"Juga mengimbau agar masing-masing kontestan sama-sama menjaga harmoni politik di Pemilu 2019," kata Endah, perwakilan Gerakan Satu Indonesia.(bh/mos)


 
Berita Terkait Hoax
 
• Dialog Publik Divhumas Polri Siap Cegah Hoax, Ujaran Kebencian dan SARA pada Pemilu 2024
 
• Permintaan Maaf 'Penjual Dawet' Sebar Hoax di Tragedi Kanjuruhan, Ternyata Kader PSI
 
• Tangani 111 Isu Hoaks Vaksin Covid-19, Kominfo Libatkan Multistakeholders
 
• Siber Polri Tangkap Penyebar Hoax Isi Pasal UU Cipta Kerja
 
• Kemah Literasi Sinjai, Kejari Bahas Informasi Hoaks dan Solusinya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]