Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Vietnam
Pengadilan Vietnam Kurangi Hukuman Blogger
Wednesday 30 Nov 2011 16:12:28

Pengadilan Banding Vietnam mengurangi hukuman untuk Profesor Pham Minh Hoang (Foto: AP Photo)
HO CHI MINH (BeritaHUKUM.com) – Hakim pengadilan tinggi di Ho Chi Minh, Vietnam mengkorting hukuman terhadap Pham Minh Hoang. Ia yang ditangkap pada Agustus 2010 dan divonis tiga tahun penjara karena melakukan tindakan subversif, hukumannya dikurangi menjadi 17 bulan penjara.

Seperti dilansir VOA News, Rabu (30/11), pengacara Pham Minh Hoang, Tran Vu Hai mengumumkan keputusan pengadilan itu yang diputuskan satu hari sebelumnya. Sidang yang berlangsung di pengadilan tinggi kota Ho Chi Minh itu, hanya berlangsung beberapa jam saja.

Pengadilan banding itu mengurangi hukuman itu menjadi 17 bulan dari sebelumnya tiga tahun. Dengan vonis ini, berarti ia akan dibebaskan pada Januari 2012 mendatang. Pham Minh Hoang sendiri kini masih harus menjalani tahanan rumah selama tiga tahun setelah pembebasannya itu.

Sebelumnya, Pham Minh yang merupakan blogger berkewarganegaraan ganda, Perancis dan Vietnam itu, divonis tiga tahun oleh pengadilan tingkat pertama. Hakim menyatakan bahwa blogger tersebut mempublikasikan lebih dari 30 artikel yang mengecam pemerintah komunis Vietnam, yang tidak mentoleransi pembangkangan.(voa/sya)


 
Berita Terkait Vietnam
 
• Ratusan Tahanan Pusat Rehabilitasi Narkotika Vietnam Kabur
 
• Konglomerat Sepakbola Vietnam Dihukum
 
• Vietnam Bebaskan Dua Pembangkang
 
• Mantan Bankir Vietnam Dipenjara Seumur Hidup
 
• Banjir Tewaskan Puluhan Orang di Vietnam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]