Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Pengacara
Pengacara Gugat Ibu Kandung di PN Medan
Monday 25 Jun 2012 19:48:50

Tiurlena Siregar dengan salah satu keluarga E Ricard Edi M Lingga yang menemani di Persidangan (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MEDAN (BeritaHUKUM.com) - Kisah legenda Simalinkundang Anak Durhaka sama ibunya, Kisah yang hampir sama akhirnya terulang lagi di Pengadilan Negri Medan, legenda itu kali ini menimpa sebuah kelurga kandung, pasalnya Erwin Gading P Lingga SH (36) menggugat Tiurlena Siregar (69) Ibu kandungnya sendiri.

Sungguh kejam perlakuan pria yang merupakan Pengacara di Pengadilan Negeri Medan ini, yang menggugat sang ibu kandung pada sidang kedua yang digelar di ruang Cakra V PN Medan, Senin (25/6) beragenda untuk menghadirkan tergugat kedua.

Erwin tega menggugat sang ibu dikarenakan, Tiurlina menjual tanah peninggalan suaminya Almarhum Oppung Juan Rana Hizkia Lingga, yang telah meninggal dunia, di dikarenakan untuk kebutuhan biaya hidup dan pengobatan janda enam anak ini tanggal (25/4) tahun lalu.

Alasan sang ibu menjual tanah peninggalan suaminya yang berada di Kelurahan Pegang Hulu Julu I Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, dikarenakan untuk pembiayaan hidupnya yang tinggal di Jalan Pahlawan Gang Gembira Medan, dan menurutnya uang tersebut bukan dipegangnya seutuhnya melainkan disimpan di Bank.

Namun mendengar ibunya menjual yang seluas 20 m2 itu, tiba-tiba Erwin meradang, tepatnya pertengahan bulan February 2012, anak ke empat dari enam bersaudara ini, yang berpropesi sebagai Advokad lantas mendatangi rumah ibunya dan meminta semua surat tanah milik peninggalan almarhum ayahnya, dengan alasan jika sang ibu menyimpan surat tanah itu nanti takutnya akan hilang di maling, disitu ia juga mengatakan kalau surat itu akan disimpan dengan baik.

Kemudian sang ibu lantas memberikan seluruh surat tanah itu kepada Erwin, namun ternyata Erwin yang diduga emosi, dikarenakan sang ibu menjual tanah tersebut dan lantas membawa permasalahan kasus tersebut ke Pengadilan Negeri Medan, dengan menggugat ibu kandungnya sendiri, bahkan dalam surat gugatannya Erwin meminta pembagian seluruh harta peninggalan ayahnya dibagi satu per tujuh, termasuk sang ibu yang merupakan istri sah almarhum Oppung Juan Rana Hizkia Lingga.

Sementara itu menurut anggota DPRDSU Komisi E Ricard Edi M Lingga, yang merupakan keluarga almarhum Oppung Juan Rana Hizkia Lingga mengatakan, sangat kejam perlakuan seorang anak seperti itu kepada ibu kandungnya, kenapa ilmu yang didapat, yang disekolahkan oleh ibunya diterapkan kepada ibu kandungnya sendiri, jika permasalahannya seperti ini menurutnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan tidak sampai seperti ini.

"Kejam kali lah dia itu.., tetap seorang anak walaupun sudah menjadi advokad , kalau perbuatannya seperti ini kepada ibu kandungnya, ilmu yang dia dapat disekolahkan sama ibunya di kok malah terapkannya sama ibunya kandungnya, sebetulnya ini kan bisa diselesaikan secara kekeluargaan bukan membawa ke persidangan", ujarnya kepada wartawan di akhir persidangan.

Lanjutnya "jika perbuatan Erwin seperti ini, berarti sang anak sudah mencemarkan nama baik dirinya sebagai Pengacara di Pengadilan Negeri Medan, dan ia juga mengatakan Erwin juga telah menjerat ibunya di dapurnya sendiri, di tempat dia mencari makan," tegasnya.

"Berarti dia sudah mencemarkan nama baiknya sebagai pengacara, menyeret ibunya yang sudah tua renta yang telah melahirkanya ke tempatnya mencari makan sendiri di Pengadilan Negeri Medan", ungkapnya.

Sementara itu sidang tersebut ditunda Minggu depan, dikarenakan Majelis Hakim menyarankan kepada tergugat untuk memakai pengacara.(bhc/put)

Share : |

 
Berita Terkait Pengacara
Advokat Sujiono Kembali Raih Penghargaan Outstanding Lawyer And Trusted Law Office
Pengacara Sujiono Masuk Daftar 50 Pengacara Terbaik di Indonesia
KPU Ingatkan Yusril Tak Boleh Bertugas sebagai Pengacara Jika Berstatus Caleg
Wow, 9 Tahun Mengabdi Sang Pengacara Tidak Pernah Dibayar Upah
Pengacara Gugat Ibu Kandung di PN Medan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Pemerintah Diminta Lebih Peka Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Pasca Perpres 125/2016
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Ketua MPR: Prioritaskan Kerja Merawat Kebhinekaan
Komite I DPD RI Desak Pemerintah untuk Percepat Pembentukan DOB
Terkait UU KPK, BEM Uhamka Usul Adakan Diskusi di Lingkungan Kampus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto
Ninoy Kena Pukulan Amuk Massa, Ketum PA 212 Minta Ustadz Bernard dan Aktivis Al Falah Dibebaskan
Soal Jatah Kursi Menteri, Pemuda Muhammadiyah Dorong dari Profesional
Jokowi Tetap Dilantik
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]