Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Jabar
Pendiri PKS: Deddy Mizwar Mau Mundur Jadi Cawagub Aher
Sunday 03 Feb 2013 20:49:28

Sutradara, Produser dan Aktor Senior Film Indonesia H. Deddy Mizwar.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Salah seorang pendiri PKS, Yusuf Supendi mengungkap, kasus hukum yang menerpa partainya, berimbas pada pertarungan Pilgub Jawa Barat. Pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar yang diusung oleh PKS dan beberapa partai lainnya, kata Yusuf Supendi yakin,akan terkena dampaknya.

"Katanya, Deddy Mizwar mau keluar jadi cawagub Jabar (karena kasus ini) tidak meneruskan," ujar Yusuf Supendi dalam diskusi di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (3/2).

Yusuf juga mengaku sempat memberi nasihat kepada Deddy Mizwar. Jika tidak mau susah dunia akhirat Yusuf menyarankan kepada Deddy Mizwar untuk segera meninggalkan dunia politik. "Kalau tidak mau susah di dunia dan akhirat keluar saja dari politik," ujarnya.

Sementara itu, saat wartawan mencoba mengkonfirmasi melalui sambungan telepon, Dedi Mizwar tidak menjawab panggilan.

Seperti diketahui, PKS saat ini tengah dihantam badai usai ditangkapnya Luthfi Hasan Ishaaq oleh KPK setelah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus suap daging sapi impor.

Luthfi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dengan orang dekatnya, Ahmad Fathanah. Keduanya, diduga menerima pemberian uang dari pengurus PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi. Perusahaan yang bergerak di bidang impor daging.

Banyak pihak menyebut kasus tersebut akan mempengaruhi kelancaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dalam menyongsong Pilgub Jawa Barat yang akan digelar Februari ini.(tbn/bhc/put)


 
Berita Terkait Pilgub Jabar
 
Survei Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Kalah Jauh Lawan Deddy Mizwar
 
Gerindra Tidak Ada Titik Temu dengan Ridwan Kamil
 
MK Tolak Gugatan Pilkada Rieke-Teten
 
Saksi KPU dan Saksi AHER-Demiz Bantah Keterangan Saksi Pemohon
 
Rieke Sambangi Buruh PT Matahari Cimahi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]