Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pemilu
Pemilu Berjalan Damai, Presiden SBY Ajak Masyarakat Kawal Penghitungan Suara di KPU
Wednesday 16 Jul 2014 03:23:55

Ilustrasi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, karena Pemilihan Umum, baik Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 telah berlangsung dengan baik, damai dan demokratis. Aman, tertib dan lancar.

Untuk itu, selanjutnya Kepala Negara mengajak masyarakat untuk mengawal dan mengawasi apa yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menghitung hasil Pilpres yang dilaksanakan pada 9 Juli lalu.
“Mudah-mudahan hasilnya nanti bisa diterima oleh kedua pasangan Capres dan Cawapres,” kata Presiden SBY saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-67 di lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara, Selasa (15/7) sore.

Andaikata ada yang tidak bisa menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU, menurut Kepala Negara, masih ada jalan untuk membawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) perselisihan itu. “Mudah-mudahan keputusan Mahkamah Konstitusi juga bisa diterima. Itulah harapan kita, mari kita jaga sesuatunya,” ujarnya.
Kepala Negara menegaskan, ia berada ‘di tengah’ untuk memastikan keseluruhan proses pemilihan Presiden berlangsung secara damai dan demokratis, serta hasilnya benar.

Jika tiba waktunya pada 20 Oktober mendatang, Presiden SBY menegaskan, ia akan mengakhiri tugasnya. “Saya bersyukur kepada Allah, berterimakasih kepada rakyat. Mohon maaf saya kalau ada kekurangan selama memimpin negeri ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Negara mengajak semua lapisan masyarakat untuk menyambut Presiden baru, dan memberikan dukungan kepada Presiden baru dengan pemerintahannya, agar Indonesia ke depan lebih baik lagi di bawah kepemimpinannya.

Presiden SBY meyakini, seberat apapun persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia, selalu ada solusinya. “Selalu ada jalan keluarnya sepanjang kita pandai menjaga persaudaraan, pandai menjaga persatuan, pandai menegakkan keamanan di negeri kita,” tutur SBY.(Setkab/Kun/SH/ES)


 
Berita Terkait Pemilu
 
Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
 
PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
 
Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
 
DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
 
Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]