Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres 2014
Pemilu 2014, PKS Optimis Tambah Kursi DPR
Monday 03 Sep 2012 18:40:11

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu - Pemilikada (BP3) DPP PKS, Syahfan Badri Sampurno (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis mampu menambah kursi DPR dan DPRD di seluruh Indonesia pada Pemilu tahun 2014 nanti. Infrastruktur yang lebih merata dan bertambahnya tokoh - tokoh di tingkat lokal.

"PKS yakin akan kemampuan mesin partai untuk mendulang suara yang lebih banyak dari perolehan Pemilu tahun 2009 sebesar 7,3%", ucap Ketua Bidang Pemenangan Pemilu - Pemilikada (BP3) DPP PKS Syahfan Badri Sampurno, kepada wartawan di Kantor KPU dijalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (3/9).

Kata Syahfan, PKS berhasil memenuhi jumlah kepengurusan di seluruh provinsi, 85% pengurus Kota / Kabupaten dari jumlah 497 Kota / Kabupaten di seluruh Indonesia, danl 60% pengurus di tingkat kecamatan dari 6000 - an kecamatan di seluruh Indonesia.

"Kondisi ini lebih baik dari Pemilu tahun 2009 lalu, dimana waktu itu PKS baru bisa memenuhi 80% di tingkat II dan 50% di tingkat kecamatan", tambahnya.

Syahfan menambahkan, logika pertambahan struktur sejalan dengan pertambahan suara dan kursi di dewan, adalah pengalaman PKS yang terjadi dari tiga Pemilu yang telah dilalui.

"Jadi, kami akan berusaha keras memberdayakan struktur untuk menyosialisasikan visi - misi partai, pencapaian dan prestasi partai, serta kontribusi sosial partai kepada masyarakat”, pungkasnya.(dng/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pilpres 2014
 
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
 
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
 
Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
 
Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
 
Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]