Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Pembunuh Wanita Hamil Ditangkap di Cakung, Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
2021-08-12 21:46:29

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Dirreskrimum PMJ Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat dan Subdit Resmob PMJ saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus tindak pidana pembunuhan terhadap wanita hamil yang jasadnya terbungkus kardus dan bekas baliho. Pelaku berinisial AS ditangkap di daerah Cakung pada Selasa 10 Agustus 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, motif pembunuhan adalah soal asmara. AS yang ingin menikah dengan kekasihnya merasa terancam karena korban Maroah yang belakangan diketahui sebagai kekasih gelap pelaku mengaku hamil 4 bulan.

"Hasil (penyidikan) sementara, karena tersangka sudah memiliki seorang wanita calon istrinya tapi korban mengaku hamil 4 bulan sehingga timbul niatan menghabisi korban," kata Yusri, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8).

Yusri menjelaskan, awalnya rencana pelaku membunuh korban dengan cara order fiktif booking out (BO) karena korban bekerja sebagai PSK. Pelaku juga memesankan ojek online untuk menjemput pelaku.

"Cara ini dilakukan pelaku untuk menghilangkan alibi pelaku yang seolah-olah berada di tempat lain," beber Yusri.

Lanjut Yusri menambahkan, saat korban tiba di salah satu halte Cakung, pelaku kemudian menyusul korban dan mengajaknya ke tempat sepi.

"Pelaku mendatangi korban ke sana diajak ke tempat sepi setelah menganiaya memukul gunakan tangan kosong. Kemudian memukul perut korban, mencekik korban sampai meninggal," ungkap Yusri.

Pelaku, terang Yusri,kemudian membungkus korban dengan baliho dan kardus.

"Setelah (korban) dibungkus, tersangka memesan mobil pickup yang kebetulan lewat dan mengangkat "sampah (isi mayat)" ke Jalan Bekasi Raya," ujar Yusri.

"Jadi jarak dari lokasi pembunuhan itu sekitar 8 km," sambung Yusri.

Atas perbuatannya, AS dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, penemuan jenazah seorang wanita berbadan dua alias hamil dalam kondisi terbungkus kardus dan baliho di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Jasad wanita hamil tanpa identitas ini pertama kali ditemukan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di sisi Jalan Raya Bekasi pada Selasa pagi.

Polda Metro, ditambahkan Yusri, masih terus mendalami kasus ini.

"Kita masih terus dalami, rencananya nanti ada pra-rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP)," tukasnya.(bh/amp)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]