Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Pencemaran Lingkungan
Pembuangan Limbah Industri Cemari Sungai Citarum
2018-01-31 17:43:39

Ilustrasi. Limbah di Sungai Citarum.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pembuangan limbah industri ke Sungai Citarum telah mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan hidup yang dapat mengancam kelestarian alam. Terhadap hal tersebut, anggota Komisi VII DPR RI Nawafie Saleh mengatakan bahwa ada sekitar 1.500 industri yang ada di Bandung membuang limbahnya ke Sungai Citarum. Konon kabarnya pembuangan limbah industri itu dilakukan pada saat malam hari.

"Masalah lingkungan hidup di wilayah Jawa Barat itu menjadi ancaman bagi kita semua, jika tidak kita selamatkan," tegas Nawafie di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/1).

Nawafie mengatakan, terkait Sungai Citarum, pada jaman penjajahan Belanda sudah ada dibangun Bendungan Walahar yang mengairi sawah yang di sebelah timur. Kemudian pada saat pemerintahan Presiden Soekarno dibuatlah proyek Waduk Jatiluhur, yang di bawahnya dilakukan pembangunan irigasi untuk Tarum Timur dan Tarum Barat.

Jatiluhur merupakan salah satu proyek pertama yang dibuat berkaitan dengan Sungai Citarum. Jatiluhur sendiri bisa dimanfaatkan sampai 9 Dam atau bendungan, jelasnya.

"Untuk menyelamatkan Kabupaten Bandung dari banjir yang terus menerus, di Gunung Wayang bisa dilakukan pembendungan. Kalau di Gunung Wayang dibangun Bendungan yang juga berfungsi untuk kepentingan pertanian dan kepentingan listrik (PLTA), maka dimungkinkan banjir di Kabupaten Bandung bisa ditanggulangi," paparnya.(dep/sc/DPR/bh/sya)



Share : |

 
Berita Terkait Pencemaran Lingkungan
DPR Minta Sanksi Tegas dan Pemerintah Didesak Buat PP Pencemaran Laut
Pembuangan Limbah Industri Cemari Sungai Citarum
Temuan Pencemaran Sungai Malinau Tak Diekspose, JATAM Kaltara Gugat ESDM
Sekitar 10.000 Ekor Katak Mati Misterius di Peru
Teluk Jakarta Tercemar Limbah Yang Menghawatirkan, Ribuan Nelayan Tak Melaut
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pandangan Dr Rizal Ramli Pasca Debat Capres Kedua
BPN 02: Tuduhan Jokowi Soal Tanah Prabowo Bernuansa Fitnah, Berbahaya!
Deklarasikan Pemilu Damai, JAI Tenjowaringin Tasikmalaya Sepakat Tangkal Hoaks
Kawal Pemilu 2019, Sejumlah Advokat Deklarasikan ADPRIL
Zulkifi Hasan: Terima Kasih atas Upaya GARBI Membangun Silaturrahim dengan PAN
Waspadai Paham Radikalisme dan Intoleransi, Faizal Assegaff: Pemilu 2019 Harus Super Damai
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Pandangan Dr Rizal Ramli Pasca Debat Capres Kedua
BPN 02: Tuduhan Jokowi Soal Tanah Prabowo Bernuansa Fitnah, Berbahaya!
LPSK Siap Lebih Responsif, Efektif dan Transparan
Jubir PA 212 Kembali Mendatangi PMJ untuk Menanyakan LP Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenizer
Hasil Survei Indomatrik Merilis Elektabilitas Prabowo Sudah Pepet Jokowi
Muhammadiyah Membangkitkan Kembali Kesadaran Beragama yang Mencerahkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]