Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Bank Mandiri
Pembobol Bank Mandiri Dihukum 7 Tahun Penjara
Thursday 21 Feb 2013 17:06:51

Ilustrasi.(Foto: Ist)
JAMBI, Berita HUKUM - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jambi pimpinan Avi Antara SH menghukum dua mantan pengawai Bank Mandiri, Syofrigo dan Mohammad Fajar Junaedi masing-masing 7 tahun penjara. Hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti membobol sistem bank tempat mereka bekerja lalu melakukan korupsi.

Kedua terdakwa terbukti memperkaya diri dan orang lain dari uang milik Bank Mandiri dengan cara membobolnya, terdakwa Syofrigo (pegawai sign officer management information Bank Mandiri Pusat Regional Network Grup) membobol Bank Mandiri dengan cara memindahbukukan dana sebesar Rp 5,922 miliar dalam rekening Bank Mandiri cabang Gatot Soebroto, Jambi ke rekening atas nama Joni di Bank Mandiri cabang Probolinggo yang dijadikan penampung uang.

Menurut Hakim Avi Antara saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Rabu (20/2), kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan mayakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pencucian uang.

Bahwa akibat perbuatan terdakwa I dan terdakwa II merugikan keuangan negara cq Bank Mandiri sebesar Rp 5,922 miliar, uang hasil pembobolan bank langsung digunakan untuk membeli 115 emas batangan atau seberat 11,5 kg, kemudian emas tersebut dijual kembali oleh para terdakwa, hasil penjualan tersebut terdakwa Syofrigo menerima uang Rp 1,210 miliar, sedangkan terdakwa Junaedi mendapat Rp 1,120 miliar.

Menurut Majelis Hakim, pembelian dan penjualan kembali emas merupakan cara kedua para terdakwa menyamarkan asal usul uang yang diperoleh dari tindak pidana korupsi.

Selain para terdakwa dihukum 7 tahun penjara, keduanya juga diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsidair 3 bulan kurungan, dan untuk para terdakwa juga dikenakan pidana tambahan yaitu membayar uang pengganti masing-masing Rp 1,210.

Mengenai uang pengganti ini bila dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap tidak dibayar, maka harta kekayaan para terdakwa disita oleh Jaksa, dan bila harta yang disita tidak mencukupi, keduanya dikenakan pidana penjara 1 tahun 6 bulan.(sun/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Bank Mandiri
 
• Bank Mandiri KCP Rawalumbu, Buka Rekening Harus Ada NPWP, Tukang Ojek: Sudah Susah Jangan Ditambah Susah
 
• HUT Mandiri Ke-17 Gelar Mandiri Karnaval 2015
 
• Bank Mandiri Samarinda Persulit Nasabah Ambil Uangnya Sendiri
 
• Kasus Bank Mandiri, Terpidana Harus Mengganti Rp 51,542 Miliar
 
• Pelayanan Bank Mandiri Kesuma Bangsa Samarinda Mengecewakan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]