Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Jembatan
Pembangunan Jembatan Tumbang Nusa di Palangkaraya Capai 92,3%
Friday 19 Apr 2013 23:11:57

Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, saat mendampingi Wakil Presiden RI Boediono meninjau Jembatan Tumbang Nusa di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (19/4).(Foto: Ist)
KALIMANTAN TENGAH, Berita HUKUM - Wakil Menteri PU Hermanto Dardak mendampingi Wakil Presiden RI Boediono meninjau Jembatan Tumbang Nusa di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (19/4). Progres fisik jembatan tersebut mencapai 92,3% per Maret 2013. Capaian tersebut lebih cepat dari rencana semula sekitar 84%.

Jembatan sepanjang 10 km tersebut berada di lahan gambut dengan biaya sekitar Rp 265,5 miliar. Dengan progres yang telah dicapai, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Adriananda optimis Jembatan Nusa Dua dapat selesai dua bulan mendatang.

"Progres fisik hingga Maret 2013 mencapai 92,3%. Kami optimis jembatan dapat selesai dua bulan mendatang. Tentu saja dengan memperhatikan kualitas. Antara lain dengan mengetahui kondisi lahan serta pengalaman saat mengerjakan jembatan tahap I dan II," ujar Adriananda saat ditemui usai peninjauan.

Jembatan tersebut dibangun secara bertahap. Tahap I dari tahun 2000 hingga 2004 sepanjang 3,37 km. Tahap II dari tahun 2005 hingga 2006 sepanjang 3,72 km. Tahap III tahun 2011 hingga Januari 2014 sepanjang 3 km. Dalam tahap III ini kini mengerjakan 500 m jalan yang akan terhubung dengan jalan lama.

Turut hadir dalam acara tersebut Ibu Herawati Boediono, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muh. Nooh dan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang.(ind/pu/bhc/rby)


 
Berita Terkait Jembatan
 
• Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar Resmi Dilintasi
 
• Jembatan Mahakam IV Mulai Dibuka untuk Umum pada Kamis 2 Januari 2020
 
• Komisi III DPRD Kaltim Geram, Jembatan Mahakam Sudah 16 Kali Ditabrak Kapal
 
• KSOP Sebut Tongkang yang Tabrak Jembatan Mahakam karena Tidak Dipandu
 
• Jembatan Mahakam Masih Layak, DPRD Kaltim Minta Pelaku Penabrak Diberi Sanksi Tegas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]