Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Peluncuran Buku Prabowo Subianto: Menuju Indonesia Adil, Makmur, dan Sejahtera
Tuesday 08 Jul 2014 20:11:31

Buku Prabowo Subianto: Menuju Indonesia Adil, Makmur, dan Sejahtera Diluncurkan di Rumah Polonia Jakarta, Selasa (8/7).(Foto: Istimewa).
JAKARTA, Berita HUKUM - Pada hari ini, Selasa (8/7), dilaksanakan peluncuran buku Prabowo Subianto: Menuju Indonesia Adil, Makmur, dan Sejahtera yang ditulis oleh Dr. Ir. Moh Jafar Hafsah, Dr. Badri Khaeruman, M. Ag. Peluncuran buku tersebut dilaksanakan di markas pemenangan Prabowo – Hatta, Rumah Polonia, Jakarta Timur.

Jafar Hafsah mengatakan bahwa buku tersebut memuat pemikiran-pemikiran Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Menurutnya, suatu negara bisa sejahtera jika dipimpin oleh sosok yang berpikir sejahtera. Sosok itu adalah Prabowo Subianto.

Hadir dalam peluncuran buku tersebut Akbar Tandjung, Prof. Firmanzah, dan Yunus Yosfiah yang memberikan testimoni. Akbar Tandjung mengatakan bahwa Prabowo adalah sosok yang konstitusional, artinya segala tindakan yang dilakukan oleh Prabowo berdasarkan konstitusi. “Oleh karena itu berbagai tuduhan yang ditujukan kepada beliau sangatlah tidak benar. Ia adalah orang yang sangat cinta Indonesia dan punya cita-cita yang luhur untuk memajukan Indonesia.

Staf Khusus Presiden, Prof. Firmanzah turut menyampaikan testimoninya, “Dari sisi penulisan, buku ini menarik, orang akan mudah memahami isi buku ini karena penyampaian penulis sangat baik. Dari segi konten, buku ini memberikan landasan atas pemikiran seorang Prabowo Subianto. Saya selalu mengikuti debat Capres-Cawapres, setelah membaca buku ini saya semakin mengerti pemikiran Prabowo yang disampaikan dalam acara debat kemarin. ada garis merah dari apa yg disampaikan Prabowo dalam debat dan buku ini.”

Yunus Yosfiah dalam testimoninya mengatakan bahwa Prabowo adalah sosok yang rajin belajar dan menuntut ilmu, “Saya masih ingat saat Prabowo masih menjadi anak buah saya dalam suatu operasi militer. Di medan operasi ia membawa ransel yang isinya lebih banyak dibanding prajurit lain, ternyata isinya adalah buku dan majalah ekonomi. Saat itu usia Prabowo masih 22 tahun. Bahkan dalam operasi militer sekalipun ia rajin membaca. Hal inilah yang menyebabkan betapa tingginya perhatian beliau terhadap masalah ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan.

“Sebagai orang yang sangat mengenal Prabowo sejak bertugas di medan operasi, saya sangat mendukung Prabowo karena melihat sendiri betapa cintanya ia kepada Indonesia. Ia juga adalah sosok yang cerdas, cermat, dan tegas. Sosok pemimpin seperti inilah yang dibutuhkan Indonesia untuk menjadi macan Asia.” tutup Yunus.

Prabowo – Hatta

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa adalah pasangan yang saling melengkapi dengan kelebihan serta pengalaman yang telah dimiliki oleh masing-masing. Pasangan Prabowo - Hatta yang didukung oleh koalisi Partai Gerindra, PAN, Golkar, PPP, PKS dan PBB ini mempunyai visi yang sepenuh-penuhnya menjadi maksud dan tujuan dari para Pendiri Bangsa, yaitu: Membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur serta bermartabat. Untuk itu, Prabowo Hatta mengemban misi:

1. Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman dan damai, bermartabat, demokratis, berperan aktif dalam perdamaian dunia, serta konsisten melaksanakan Pancasila dan UUD 45.

2. Mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berkerakyatan, dan percaya diri menghadapi globalisasi.

3. Mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial, dengan sumber daya manusia yang berakhlak berbudaya luhur; berkualitas tinggi: sehat, cerdas, kreatif dan trampil.(pgr/yuga/mega/ph/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]