Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Berdasarkan Petunjuk Darah di Mobil Nissan
2018-11-15 17:42:36

Tampak mobil Nissan B 1075 UOG milik korban yang berhasil diamankan Polisi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan berdasarkan petunjuk darah di mobil Nissan B 1075 UOG mengarah atau diduga kepada pelaku HS.

"Kita masih menunggu hasil Labfor Mabes Polri dengan Inafis Polda Metro Jaya berdasarkan bercak darah di pintu mobil, pedal gas, seatbel, karpet mobil dan kunci mobil," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/11).

Argo menambahkan, di kuku terduga pelaku yang ada warna hitamnya digunting untuk diperiksa labfor. Makanya pihaknya memerlukan labfor untuk penelitian secara ilmiah.

Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Bekasi Kota, dan Polsek Pondok Gede menangkap HS di daerah Cikarang, Jawa Barat, yang sedang berada dalam saung.

"Dalam tas HS ditemukan 2 handphone milik korban dan uang sekitar Rp 4 juta," tambahnya.

Untuk diketahui, satu keluarga empat orang ditemukan meninggal di kediamannya Jalan Bojong Nangka 2 RT 002/07 Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi. Mereka diduga menjadi korban pembunuhan.

Data korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, bernama Gaban Nainggolan (38), sang istri Maya Ambarita (37), dan kedua anaknya SN (9), serta AN (7).

Diperum Nainggolan, ayah, dan Maya Boru Ambarita, ibu, dibunuh dengan cara menggunakan benda tajam. Sementara, dua korban anak-anak, Sarah dan Arya dibunuh dengan sekapan hingga kehabisan nafas.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Pembunuhan
Polisi Menangkap Dosen UNM Makassar Pembunuh Teman Sekantornya dalam Mobil
Penyanyi Rap Gay, Kevin Fret, Ditembak Mati di Puerto Rico
Chiko Terbukti Membunuh di THM, Hakim Vonis 15 Tahun Penjara
Chatingan Facebook Membawa Maut, Suami Bunuh Mantan Pacar Istrinya di Samarinda
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]