Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Pelaku Curanmor Tewas Dihakimi Massa
Thursday 05 Sep 2013 22:57:53

Ilustrasi Begal (Foto: otomotifnet.com)
CIKAMPEK, Berita HUKUM - sepeda motor tewas dihakimi masa di Kampung Pawarengan RT 03/05 Desa Dawuan Timur Kecamatan , pukul 14.30 WIB, Selasa (3/9).

Awalnya, aksi pencurian diketahui salah satu warga ketika pelaku dimana pelaku tengah mencongkel kunci motor Tiger milik salah satu warga di Kampung Pawarengan.

Kerena kepergok, akhirnya pelaku melarikan diri dan dikejar warga beramai-ramai. Akhirnya pelaku ketangkap dan dianiaya warga sampai tewas. Korban dianiaya warga hampir sekitar setengah jam. Baru kemudian kepolisian dari sektor Cikampek datang untuk mengamankan TKP.

“Pencuri berusaha untuk membawa satu unit motor Tiger milik warga, karena ketahuan dia melarikan diri dan dikejar masa ketangkap lalu dihakimi sampai tewas," kata Tirta (22), warga Pawarengan saat dikonfirmasi di tempat kejadian.

Selanjutnya dikatakan, pelaku sempat melawan namun karena masyarakat banyak yang menghajarnya pada akhirnya pelaku roboh tidak tahan pukulan dan lemparan batu dari warga yang mengenai tubuhnya.

"Pelaku diduga berdua namun yang satu kabur. Yang satu lagi kena perangkap warga dan pelaku yang tewas ini sempat melawan namun tidak berdaya karena banyaknya warga yang memukulinya," ungkapnya.

Dikatakan, pelaku diduga bukan warga setempat. “Kami warga di sini tidak mengenal. Pelaku sepertinya orang luar," ujarnya, seperti dikutip dari jpnn.com.

Sementara salah satu Petugas kepolisian Sektor Cikampek yang berada di lokasi mengatakan, kejadian ini murni curanmor dan pelaku tidak bisa diselamatkan karena banyak warga yang menghakiminya. Sementara ini juga pelaku curanmor belum dapat teridentifikasi. “Pelaku tewas di tempat tidak terselamatkan nyawanya, karena banyaknya warga yang menghakimi dan untuk sementara kami pihak kepolisian sedang mengidentifikasi pelaku dan belum diketahui identitasnya,” katanya.

Mayat pelaku akan dirujuk ke RSUD Karawang dan kasusnya masih dalam pengembangan pihak kepolisian. "Mayat pelaku akan kami rujuk ke RSUD, untuk sementara kasus curanmor ini masih kami kembangkan untuk diadakan penyelidikan di mana kasus curanmor ini sering terjadi dan meresahkan warga masyarakat," pungkasnya.(yon/man/jpn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Curanmor
 
• Tiga Oknum TNI AD yang Diduga Terlibat Sindikat Curanmor Dijerat Pasal 408 KUHP dan Pidana Militer
 
• 36 Spesialis Curanmor Digulung Jatanras Polda Metro, Mayoritas Residivis
 
• Polsek Samarinda Kota Hadiahi Timah Panas Pelaku Spesial Pencurian Sepeda Motor
 
• Komplotan Curanmor di Cikarang Digulung Resmob Polda Metro, 1 Tewas Didor
 
• Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Spesialis Curanmor di Tangerang, 1 Pelaku Tewas Didor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]