Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Jabar
Pelaku Black Campaign Aher Ditangkap
Sunday 24 Feb 2013 15:49:25

Ahmad Heryawan (Aher) Cagub Jawa Barat.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
BANDUNG, Berita HUKUM - Cagub Jabar nomor urut 4 Ahmad Heryawan alias Aher mengungkapkan aksi black campaign yang menyerang dirinya tertangkap basah saat mencetak gambar.

"Gambar yang mau dipasang mungkin untuk memengaruhi para pemilih (agar tidak memilih saya)," katanya usai mencoblos di TPS 01 RW 01 Kelurahan Babakan Ciamis Bandung, Minggu (24/2).

Menurutnya, dua orang pelaku ditangkap oleh Panwaslu Jabar sebelum hari H Pilgub Jabar digelar. "Tapi alhamdulillah, sebelum dipasang barang bukti sudah disita," katanya.

Aher meminta Panwas menindak tegas tetapi dengan cara yang halus. Dia berharap Pilgub Jabar ini tentram dan damai seperti harapan masyarakat banyak.

"Saya sudah mewanti-wanti kalau ada yang ketangkap jangan ada kekerasan." Katanya.

Disinggung terkait dampak black campaign tersebut, Aher menyikapinya dengan santai. Menurutnya aksi tersebut malah menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya.

"Kalau menambah optimisme, insya Allah ya, mudah-mudahan saja sehingga hasilnya bisa murni," katanya.

Dia menambahkan, black campaign yang terjadi bukan hanya di Bandung tetapi di Garut, Depok, Sukabumi dan beberapa daerah lainnya.

Beberapa gambar yang menyudutkannya sudah dilihat sendiri, tapi beberapa bukti lain belum sempat dilihat. "Takut memengaruhi psikologis," pungkasnya.

Seperti diketahui, dua pria tertangkap tersebut berinisial R dan AN.

"Dua orang itu terlihat memasukkan 70 spanduk ke dalam mobil Chevrolet. Saat itu tim pengamanan langsung memeriksa isi mobil dan ternyata spanduk itu berisi black campaign yang ditujukan pasa pasangan nomor 4," ujar Firman ditemui di Kantor Panwaslu Jabar, Jalan Turangga.

"Dua orang ini mengaku disuruh oleh salah satu koordinator media salah satu pasangan. Motif mereka mempengaruhi animo masyarakat memilih pasangan nomor 4," katanya.(dbs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pilgub Jabar
 
Survei Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Kalah Jauh Lawan Deddy Mizwar
 
Gerindra Tidak Ada Titik Temu dengan Ridwan Kamil
 
MK Tolak Gugatan Pilkada Rieke-Teten
 
Saksi KPU dan Saksi AHER-Demiz Bantah Keterangan Saksi Pemohon
 
Rieke Sambangi Buruh PT Matahari Cimahi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]