BANDAR LAMPUNG, Berita HUKUM - Perkara dugaan korupsi proyek pengadaan tanah untuk Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP) Wilayah VI Bandar Lampung senilai Rp 3 miliar siap disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Sabtu (6/4).
Dalam keterangannya, Kasi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Lampung Heru Widjatmiko menjelaskan bahwa perkara tersebut terdapat tiga tersangka, yaitu Jaka Suyanta (ketua tim pengadaan tanah skala kecil), Jorje Manuel Dacosta (anggota tim pengadaan tanah), dan Suhendar (broker/calo).
"Pekan ini kami telah limpahkan perkara korupsi pengadaan tanah BPPHP ke Pengadilan Tipikor Tanjungkarang dan akan disidangkan pada Kamis (11/4) mendatang," ungkapnya.
Ditambahkannya, pelimpahan tersebut dilakukan setelah pihaknya selesai melakukan pemberkasan perkara terhadap ketiga tersangka tersebut. Ketiga tersangka tersebut akan didakwa dengan Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Untuk diketahui, ketiga tersangka tersebut saat ini ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Way Huwi. Atas perbuatan ketiga tersangka tersebut, diduga negara dirugikan sekitar Rp 700 juta.(pd/kjs/bhc/rby) |