Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
TNI
Pasukan Garuda Gelar Latihan Boardex di KRI Usman Harun-359
2018-02-07 12:33:59

LEBANON, Berita HUKUM - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interm Force in Lebanon) di bawah pimpinan Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si. sebagai Dansatgas, selain bertugas melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah perairan Lebanon, menggelar latihan Boardex dengan Tim VBSS LAF Navy (Lebanon Armed Force Navy) di KRI Usman Harun-359 yang sedang berlayar di Laut Mediterania, Selasa (6/2).

Dalam skenario, KRI Usman Harun-359 sebagai kapal yang bernama MV Black Pearl dengan ABK kapal yang menggunakan baju sipil memerankan sebagai Kapten Dankru Kapal MV Black. Tim VBSS LAFNavy mendapat laporan dari Coastal Radar Station (CRS) L2-Aamchit bahwa kontak kapal bernama MV Black Pearl yang menuju pelabuhan Jounieh dengan tidak melewati koridor yang telah ditentukan oleh otoritas Lebanon dan tidak terdapat di dalam daftar kapal yang akan masuk ke Lebanon serta memberikan keterangan yang meragukan.

Dengan adanya hal yang mencurigakan, LAF Navymenindaklanjuti dan meminta MV Black Pearl untuk stop mesin dan mengirimkan tim VBSS dengan menggunakan heli jenis Puma milik LAFAir Force. Kemudian Heli Puma mendekat geladak kapal target dan 10 personel VBSS turun dengan metode fastrope dan berhasil mendarat di geladak MV Black Pearl.

Tim VBSS LAF Navy langsung bergerak menuju anjungan melalui geladak exocet. Sesampainya di anjungan, tim VBSS LAF Navy segera mengamankan Kapten dan dua kru kapal serta melaksanakan pemeriksaan terhadap dokumen kapal dan penggeledahan di anjungan.

Penggeladahan di anjungan tidak membuahkan hasil, tim VBSS lalu menyusuri koridor utama KRI. Tim VBSS menemukan dua ABK membawa senjata tajam di koridor utama. Setelah berhasil mengamankan dua ABK tersebut lalu dibawa ke anjungan untuk digabungkan dengan ABK yang lain, tim VBSS melanjutkan pencarian dan berhasil menemukan sebuah kotak berisi amunisi ilegal. Selama latihan dalam waktu 1 jam, tim VBSS dapat mengamankan satu dari dua barang ilegal yang berada di kapal target MV Black Pearl.

Usai latihan, Komandan Tim VBSS LAF Navy Lieutenant Ellie El Sayah memerintahkan seluruh anggotanya berkumpul di anjungan untuk melaksanakan debrief dari tim Penilai yaitu LCDR Arne Pfingst (CTG 448.03 N7-Jerman) dan Letda Laut (P) Damartama (Boarding Officer KRI USH).

Selesai debrief dari tim penilai, seluruh tim VBSS, tim penilai dan tim pendamping dari LAF Navy menikmati hidangan tradisional yang sudah disiapkan dan menghilangkan ketegangan diantara tim VBSS dan ABK KRI yang bermain sebagai ABK kapal target. Sebelum meninggalkan KRI Usman Harun-359, seluruh pihak yang terlibat melaksanakan foto bersama Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil di geladak Heli.

Komandan KRI Usman Harun-359 yang sekaligus Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H. M.Si, mengapresiasi kegiatan ini, yang merupakan salah satu tugas pokok dari MTF Unifil yakni meningkatkan kemampuan pasukan LAF Navymengamankan laut teritorialnya dalam rangka pencegahan masuknya senjata dan barang-barang terkait lainnya untuk masuk ke Lebanon melalui laut secara ilegal.

Sementara itu, Kepala Departemen Operasi Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil Mayor Laut (P) Ainul Muslimin, M.Tr. Hanla juga menambahkan latihan ini bertujuan meningkatkan interoperability CRS dan kecepatan reaksi dari tim VBSS LAF Navy terutama pengerahan pasukan melalui udara dengan metode fastrope dari Heli Puma milik LAFAir force.(TNI/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait TNI
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Panglima TNI Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir
Panglima TNI Terima Audiensi Dirjen Bea dan Cukai
Panglima TNI Apresiasi Keberhasilan Prajurit KRI Sigurot 864 TNI AL
TNI Jaga Keutuhan NKRI pada Tingkat Keamanan Yang Tinggi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mediasi PBB dengan KPU Gagal, PBB Lakukan Perlawanan sebagai Bentuk Kezaliman
Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Demi NKRI
Pengamat: UU MD3 Larangan Kritik, Negara Berpotensi 'Hancur Lebur'
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Forum Jurnalis Muslim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]