Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Pasca Pemilu, Camat Maje Himbau Jaga Persatuan
2019-04-21 15:47:52

Camat Maje, Eka Joni.(Foto: BH /aty)
KAUR, Berita HUKUM - Sejak proses pelaksanaan kampanye menjelang Pemilihan Umum Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten pada 17 April 2019 lalu, kondisi masyarakat sempat menjadi banyak perbedaan pilihan, sehingga kini dihimbau buntuh kembali untuk menjaga kekompakan ditengah kehidupan bermasyarakat khususnya di kecamatan Maje, kabupaten Kaur, Bengkulu.

Camat Maje, Eka Joni menghimbau kepada seluruh warga masyarakat se- kecamatan Maje, agar kembali menjalin kebersamaan dan kekompakan dalam kehidupan sehari - hari ditengah masyarakat.

Pasca pemilihan umum 17/4/2019 kemarin yang dinilai berjalan sukses, membuat masyarakat kecamatan Maje menjadi terkotak - kotak akibat pilihan dalam pesta demokrasi yang beda pilihan, ungkapnya.

Namun Eka Joni yakin masyarakat kecamatan Maje sudah semakin cerdas berdemokrasi, sehingga sejak proses masih kampanye hingga pelaksanaan pemilihan dapat disimpulkan berjalan dengan baik dan lancar.

"Beda pilihan itu hal yang biasa, namun mengedepankan persatuan dalam bermasyarakat menjadi tujuan semua Masyarakat," tegas Eka Joni, Sabtu (20/4).

Siapa pun yang terpilih nantinya, itulah yang menjadi kehendak Allah, jelas Eka Joni, dan menjadikan kita semakin dewasa untuk menerima hasil penghitungan suara yang sudah dilakukan Rabu kemarin," jelas Eka Joni.

Dan terakhir, Eka Joni berharap terhadap peran serta masyarakat dalam mengawal proses, menuju pengumuman yang sah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

"Sehingga masyarakat diminta untuk tidak terpancing terhadap isu yang berkembang ditengah masyarakat, yang belum tahu sumber pemberi informasi sebenarnya," pungkas Eka Joni.(bh/aty)


 
Berita Terkait Pemilu
 
Tiga Pakar Bicara Soal Pemilu Serentak
 
KPU Telah Lakukan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak
 
Pandangan KPU, Bawaslu, DKPP, dan Ahli MK tentang Pemilu 'Serentak'
 
Catatan Pemilu Jadi Tekad Perbaikan Pemilihan 2020
 
Saksi Ungkap 'Suara Siluman' di Distrik Heram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KKP dan Polri Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ikan Ilegal Sebanyak 54,978 Ton Senilai Rp 2,2 Miliar
Muncul Skenario Anies-AHY 2024, Politikus Demokrat: Pasangan Yang Saling Melengkapi
Ledakan 'Non-Nuklir Terbesar' Beirut 'Hhancur Separuh Kota dan Picu Krisis Kemanusiaan'
Polda Metro Ungkap Praktik Dokter Gigi Abal-abal di Perumnas Aren Jaya
Efektif, Resonan, Berpengaruh
Ekonomi Indonesia Jangan Sampai Masuk Jurang Resesi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Muncul Skenario Anies-AHY 2024, Politikus Demokrat: Pasangan Yang Saling Melengkapi
Dampak Resesi Dunia, Gus Jazil: Kita Beli Produk Lokal dari UMKM
Wasekjen Demokrat: Kok Partai Pendukung Pemerintah Kebakaran Jenggot Karena Pernyataan Mas Ibas?
Para Tokoh Bangsa Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI)
Besok!! Ganjil Genap Kembali Berlaku, Polda Metro: Penindakan atau Tilang Mulai 6 Agustus 2020
Buronan Djoko Tjandra Akhirnya Ditangkap Bareskrim Polri di Malaysia
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]