Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Tsunami
Pasca Gempa - Tsunami, Menkopolhukam: Pemerintah Kerahkan TNI-Polri Mempercepat Bawa Bantuan
2018-09-29 10:02:59

Tampak Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto saat jumpa pers.(Foto: BH /hmb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gempa dahsyat disertai tsunami yang menelan jatuhnya banyak korban jiwa maupun sejumlah fasilitas dan bangunan tempat tinggal di sekitar Palu wilayah Sulawesi Tengah, membuat pemerintah pusat langsung bekerja cepat, dengan mengerahkan beberapa institusi; TNI dan POLRI, tim medis serta relawan untuk membantu melakukan proses evakuasi. Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan berupa pangan, obat-obatan dan logistik kepada para korban gempa bumi dan tsunami tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, pada konferensi pers, bertempat di kantor Kemenkopolhukam, Sabtu (29/9) dinihari menyatakan, pemerintah telah menyiapkan langkah langkah penanganan cepat terhadap para korban bencana gempa bermagnitudo 7,4 di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Landasan pacu di Bandara Palu mengalami kerusakan sepanjang 500 meter dari total panjang landasan 2.500 meter. Dengan sisa panjang landasan 2.000 meter, diharapkan pesawat Hercules dan CN bisa tetap mendarat di Bandara Sis Al Jufri, Palu.
"Kita harapkan sisa 2.000 meter ini bisa pakai hercules. Dari hercules itu kita bisa mempercepat bantuan obat, makanan, dan alat kesehatan," kata Wiranto.

Personel TNI dan POLRI serta relawan pada Sabtu dinihari telah dikerahkan ke lokasi pos terdekat lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi pencarian para korban jiwa yang hilang pasca gempa dan tsunami, pada Jumat kemarin. Mereka menempuh jalur darat menuju ke Donggala, Palu, dan sejumlah wilayah terdampak gempa lainnya.

Wiranto mengharapkan para personil yang dikerahkan pagi ini sudah tiba di lokasi kejadian dan langsung bergerak untuk membantu proses evakuasi.

Selain itu juga, pemerintah juga memberikan bantuan/ baik sembako maupun santunan kepada para korban gempa.

"Bantuan terutama sembako, makanan, pakaian akan segera diberikan kepada para korban dan juga santunan," ungkap Wiranto.(bh/hmb)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]