Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pasar
Pasar Kampung Lalang, Buka Hingga Malam
Friday 17 Aug 2012 19:51:37

Ratusan Warga Memadati Pasar kampung Lalang (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MEDAN, Berita HUKUM - Tinggal hitungan beberapa jam lagi, 1 syawal 1433 H akan berakhir. Tetapi sepertinya di beberapa pasar tradisional di Medan akan terjadi kesibukan, pasar di Medan ini akan beraktivitas hingga tengah malam, salah satunya Pasar Kampung Lalang. Hal ini terjadi akibat semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah.

"Keadaan seperti ini sudah manjadi tradisi setiap tahun dan sudah menjadi hal yang biasa di setiap menjelang lebaran, masyarakat yang berbelanja cukup banyak. Untuk itu tentunya pedagang juga membuka dagangannya sampai tengah malam”, ujar Yuinus (35), salah seorang pedagang Unggas yang bergegas ingin mengambil pasokan unggasnya di Pasar kampung Lalang Kecamatan Medan Sungal, Medan.

Dari pantauan beberapa hari menjelang lebaran, lalu lintas di seputar pasar tradisional, dijalan Lintas Banda Aceh dan Medan ini telah menjadi langganan kemacetan sehari-hari. Selain memang padatnya lalu lintas, tetapi terdapat juga banyaknya dagangan di pinggir jalan, dan parkir kendaraan yang memakan badan jalan, dijalur lintas mudik Sumatera.

Kondisi tersebut terjadi mulai pagi, bahkan hingga tengah malam. Tidak sedikit juga pengendara lalu lintas harus memutar arah mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan tersebut. Pasar Kampung Lalang bukan hanya menyediakan berbagai keperluan untuk pangan yang berupa sayuran, ikan, maupun barang pecah belah, namun pasar tersebut juga menyediakan berbagai keperluan lainnya, terutama dalam rangka menghadapi lebaran seperti sepatu, baju, celana dan aksesoris rumah tangga.

“Beginilah kondisi pasar ini setiap hari, terlebih selama bulan puasa ini dan kemungkinan menjelang lebaran nanti kondisinya akan semakin ramai”, kata Ijon, salah seorang juru parkir di depan Bank BPDSU diwilayah pasar kampung Lalang.

Fenomena ini memang sudah menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah, namun setiap menjelang lebaran banyak warga yang akan berbelanja untuk keperluan sehari-hari. Bukan hanya di pasar modern, tetapi warga juga menyerbu pasar tradisional untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.

Hal ini dinilai wajar karena setiap lebaran, warga akan berlomba untuk memakai pakaian terbaik mereka, terutama pada anak-anak dan orang dewasa. Keadaan ini tentunya akan dimanfaatkan oleh sebagian pedagang untuk jeli melihat peluang bisnis untuk berdagang pakaian. “Inilah berkah Ramadhan, selalu ada saja rezeki yang bisa didapat selama bulan Ramadhan", kata salah seorang pedagang pakaian.

Bahkan sejumlah pusat perbelanjaan Mall, juga dipadati warga menjelang Hari Raya Idul Fitri yang akan jatuh pada Minggu (19/08) mendatang. Di beberapa pusat perbelanjaan modern diantaranya Ramaya Departemenstore, Plaza Medan Fair, Medan Mall, Sun Plaza, serta di Pusat Pasar dan Pasa Petisah, ratusan warga berjubal memadatinya dari pagi hingga siang ini. Warga terlihat sudah memadati pusat pasar sejak pukul 11.00 Wib tadi. Puncak kepadatan warga mengunjungi pusat perbelanjaan diprediksi hingga besok Sabtu.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pasar
 
Polda Metro Respon Keluhan Pedagang Ikan Modern Muara Baru Jakarta Utara dengan Pengelola Pasar
 
Harga Kebutuhan Masyarakat Melonjak, Legislator Nilai Pemerintah Tidak Mampu Perbaiki Mekanisme Pasar
 
Sulaiman Sade Mantan Kepala Dinas Pasar Samarinda Divonis 8 Tahun Penjara
 
Pedagang Pasar Umum Gianyar Minta Pemda Tunda Revitalisasi
 
Mantan Kadis Pasar Samarinda Sulaiman Sade dkk Didakwa Lakukan Korupsi Pasar Baqa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]