Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pasar Tanah Abang
Pasar Blok G Tanah Abang di Grebek Polisi
Wednesday 22 Jan 2014 21:40:07

Razia Preman di Pasar Tanah Abang Blok G Jakarta Pusat.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ratusan aparat Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat, melakukan Razia premanisme di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G Jakarta Pusat, pada Rabu (22/1) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

Dari pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, ada 2 mobil tim pemburu preman terparkir tepat didepan pintu masuk pasar Blok G Pasar Tanah Abang, yang sempat diresmikan beberapa waktu lalu oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Tampak juga Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol A.R Yoyol, yang tampak memimpin langsung penggerebekan ini dengan menggunakan jaket kulit warna coklat.

Dan hingga berita ini diturunkan terlihat puluhan terduga premanisme yang berhasil diamankan dan dimasukkan kedalam mobil truk Polres Metro Jakarta Pusat.

Sementara, suasana diluar pasar Blok G, di saat bersamaan diguyur hujan sangat deras, belum ada pimpinan aparat kepolisian yang dapat dimintai keterangan terkait operasi malam ini.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pasar Tanah Abang
 
Pasar Blok G Tanah Abang di Grebek Polisi
 
Dishub Ubah Rute Angkutan Umum di Tanah Abang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]