Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Emas
Partai PITA Melebur dan Bergabung dengan Partai EMAS Siap Hadapi Pemilu 2019
2016-11-08 15:46:19

Tampak foto bersama pengurus dan kader Partai Emas saat konsolidasi partai di kediaman Ketua Umum Hj. Hasnaeni, SE,MM, Jakarta, Senin (7/10).(Foto: BH /yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Indonesia Tanah Air Kita (PITA) besutan Prof. Dimyati Hartono sebagai peserta Pemilu 15 Tahun yang lalu akan merubah nama menjadi Partai Emas.

Kita ketahui Partai Emas yang telah di deklarasikan oleh Hj. Hasnaeni, MM yang biasa di sapa 'wanita emas' menjadikan partai Emas menjadi alternatif pilihan masyarakat pada Pemilu 2019 mendatang.

Berubahnya nama Partai PITA menjadi Partai Emas melalui musyawarah yang cukup panjang, yang pada akhirnya menempatkan prof. Dimyati Hartono sebagai Ketua Pembina dan H Hasnaeni, MM sebagai Ketua Umum Partai Emas.

"Kita akan mendaftarkan kembali kepengurusan personalian partai Emas yang akan mengtake over partai PITA sebagai wujud rasa kebersamaan yang berazaskan Pancasila," ujar Ketua Umum Partai Emas, Hj. Hasnaeni, MM saat memberikan keterangan pada awak media di Jakarta, Senin (7/10).

Perlu di ketahui, lanjut Hasnaeni bahwa partai Emas segera membentuk kepengurusan di tingkat wilayah sebanyak 34 Provinsi di Indonesia yang akan di daftarkan segera ke Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia.

"Insyaallah partai emas akan melakukan konsolidasi organisasi pertengah tahun 2017 sebagai wujud keseriusan untuk menjadi partai peserta pemilu," tutup Hasnaeni.(bh/yun)


 
Berita Terkait Partai Emas
 
Hasnaeni Siap Potong Jari Jika Solusi Banjirnya Tak Berhasil
 
Visi-Misinya Sejalan, Partai Emas Dukung Sugianto Sabran di Pilgub Kalteng
 
Upaya Konsolidasi Organisasi, Partai Emas akan Segera Bentuk 34 Korda
 
Partai PITA Melebur dan Bergabung dengan Partai EMAS Siap Hadapi Pemilu 2019
 
'Wanita Emas' Hasnaeni Moein Mendeklarasikan Partai EMAS
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]