Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI Tinjau Latihan Satgultor TNI di Ancol
2019-04-10 04:32:21

JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., meninjau langsung latihan Penanggulangan Terorisme Satgultor TNI TA 2019 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (9/4).

Latihan Penanggulangan Terorisme melibatkan sekitar 500 prajurit dari tiga pasukan khusus TNI, terdiri dari Satuan-81 Kopassus TNI AD, Detaseman Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU.

Latihan Satgultor TNI TA 2019, mengangkat tema "Satgultor TNI Melaksanakan Penanggulangan Aksi Terorisme di Wilayah DKI Jakarta Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI".

Tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang diperkirakan kemungkinan akan terjadi.

Setelah selesai meninjau Latihan Satgultor TNI, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan awak media mengatakan bahwa TNI beserta jajarannya tetap komitmen dan siap mengamankan Pemilihan Legislatif (Pilleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

"TNI akan Netral dalam pelaksanaan Pilleg dan Pilpres tahun 2019 dan siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," tegasnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa jika ada pihak-pihak yang mengganggu stabilitas politik jalannya demokrasi, mengganggu NKRI, mengganggu Pancasila, mengganggu UUD 1945 dan menggangu Bhinneka Tunggal Ika, maka akan berhadapan dengan TNI.

"Ingat !!! Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah bentengnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bagi TNI, NKRI Harga Mati," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han) selaku Direktur Latihan (Dirlat) mengatakan bahwa salah satu latihan yang dilaksanakan adalah mekanisme perencanaan yang diawali dengan kegiatan hubungan antara komandan dan staf, kemudian dilanjutkan dengan aplikasi di lapangan. "Di sini kita uji kemampuan teknis dan taktis dari semua elemen yang terlibat di situ," ucapnya.

"Pasukan yang dilatih disini siap untuk digerakkan setiap saat atas perintah Panglima TNI apabila ada kasus-kasus yang terjadi sebenarnya," katanya.(TNI/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait TNI
Jelang Pengumuman KPU 22 Mei, Kapushidrosal: Tetap Bersikap Netral
HUT ke-73 Polisi Militer Angkatan Darat Diawali dengan Kegiatan Donor Darah
Panglima TNI Tinjau Latihan Satgultor TNI di Ancol
Panglima TNI: Satsiber TNI Melindungi Infrastruktur Kritis TNI
Hadapi Perkembangan Dunia, Hubungan dan Kerja Sama Internasional Semakin Penting
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
Menhan: Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden
Status Anak Perusahaan BUMN: Adalah BUMN
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Baleg DPR Harapkan Keseriusan Pemerintah Bahas Undang-undang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Arief Poyuono: Paslon 01 Mesti Didiskualifikasi, KPU Enggak Paham BUMN Sih..
Sambangi MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Bawa Bukti yang Menghebohkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]