Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
APEC
Panglima TNI Tinjau Kesiapan Pengamanan KTT APEC Tahun 2013
Wednesday 25 Sep 2013 04:47:32

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada Apel Kesiapan gelar Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP (Very Very Important Person) untuk pengamanan Asia Pacific Economic Coorperation (APEC) di Mako Paspampres, Tanah Abang – Jakarta Pusat, Selasa (24/9).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko memberikan pengarahan pada Apel Kesiapan gelar Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP (Very Very Important Person) untuk pengamanan Asia Pacific Economic Coorperation (APEC) di Mako Paspampres, Tanah Abang – Jakarta Pusat, Selasa (24/9). Gelar pasukan ini melibatkan dari semua unsur TNI dan POLRI yang tergabung dalam Satgaspam VVIP KTT APEC tahun 2013 yang akan melaksanakan tugas pengamanan mulai tanggal 2 sampai dengan 10 Oktober 2013 di Bali.

Apel kesiapan ini merupakan sarana untuk mengetahui dan memahami kesiapan fisik dan kesiapan psikologis, baik yang menyangkut kesiapan materiil, profesionalisme, tanggung jawab maupun motivasi serta semangat kerja sama seluruh personel Satgas Pengamanan VVIP dari TNI dan POLRI pada KTT APEC yang akan dilaksanakan beberapa saat lagi. Di sisi lain, Apel Kesiapan ini juga merupakan sarana komunikasi yang efektif bagi unsur pimpinan TNI dan POLRI untuk menyampaikan informasi, atensi dan harapan, sekaligus guna menyamakan persepsi dan memadukan langkah, demi optimalisasi pelaksanaan tugas yang diemban dihadapkan kepada perkembangan situasi.

Untuk memastikan kesiapan Satgaspam VVIP, Panglima TNI didampingi oleh para Asisten dan segenap jajaran Pejabat Tinggi di Mabes TNI serta POLRI mengecek secara langsung kesiapan personel dan materiil yang akan digunakan untuk mengamankan pelaksanaan APEC tahun 2013. Mulai dari alat deteksi, komunikasi dan elektronika, persenjataan, serta perlengkapan khusus yang digunakan oleh personel Satgaspam VVIP termasuk kendaraan bermotor dan lapis baja yang dimiliki oleh TNI dan Polri. Panglima TNI juga memperhatikan secara serius demonstrasi yang diperagakan oleh anggota Satgaspam VVIP dalam mengatasi gangguan dan ancaman yang terjadi seperti penyerangan terhadap kepala negara, penghadangan di tengah jalan, peledakan bom dan penyelamatan VVIP dari gedung bertingkat.

Dalam pengarahannya, Panglima TNI menegaskan bahwa keikutsertaan Satgas Pengamanan VVIP pada KTT APEC tahun 2013 ini harus dapat menjamin dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh kepala negara dan kepala pemerintahan berikut delegasinya selama berada di Indonesia, termasuk pengamanan terhadap Presiden RI beserta Ibu Negara selaku tuan rumah. Tugas ini harus dipegang teguh dan dilaksanakan kapanpun, di manapun dan dalam kondisi apapun, karena tugas ini sangat fundamental, yang langsung turut menentukan citra dan kehormatan bangsa dan negara Indonesia.(tni/bhc/sya)


 
Berita Terkait APEC
 
Delegasi Perwira TNI Hadiri APEC 2013 Sebagai Pengamat
 
Wahana Lingkungan Hidup tentang Agenda Lingkungan dalam Pertemuan KTT APEC 2013
 
Panglima TNI Tinjau Pengamanan KTT APEC 2013 di Bali
 
Pangkogabpam APEC: Dua Sistem Senjata Digunakan Pengamanan KTT APEC 2013
 
Presiden Obama Tetap Hadiri APEC di Bali
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]