Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Panglima TNI: AUSINDO HLC Refleksikan Semangat Kebersamaan TNI dan ADF
2019-08-02 07:06:35

YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Pelaksanaan forum Tahunan ke-7 AUSINDO HLC tahun 2019 merefleksikan semangat kebersamaan diantara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Australia defense Force (ADF) serta diharapkan bahwa suasana persahabatan ini dapat memberikan dampak yang positif serta luas bagi peningkatan kerja sama kedua Angkatan Bersenjata di masa mendatang.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada saat membuka sidang ke-7 Australia-Indonesia High Level Committee (AUSINDO HLC) tahun 2019 bersama Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Australia General Angus Campbell, AO, DSC di Markas Komando Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Kamis (1/8).

Panglima TNI mengatakan bahwa Indonesia-Asutralia secara geografis merupakan negara bertetangga dekat, oleh karena itu dibutuhkan kerja sama militer yang lebih erat dari TNI-ADF guna mendukung peningkatan hubungan bilateral kedua negara.

"Kedua negara harus mencermati perkembangan dunia, antara lain isu Laut Tiongkok Selatan, perkembangan semenanjung Korea, ketegangan di Timur Tengah, serangan terorisme, ancaman siber, serta penanganan bencana alam," ujarnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa terbentuknya Ikatan Alumni Pertahanan (Ikahan) pada 22 Maret 2011 telah memberikan peluang keterbukaan dan kerjasama antara personil dari kedua angkatan bersenjata sehingga hubungan bukan hanya bersifat institusional tetapi juga lebih dari itu bersifat individual hal ini semakin memperkokoh hubungan kerja sama antara TNI dan ADF. Sementara itu di bidang tanggap darurat penanganan dampak bencana alam hubungan antara TNI dan menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan terlihat dari besarnya upaya yang dilakukan oleh kedua angkatan bersenjata dalam merespons dengan cepat setiap dampak bencana alam yang timbul di kedua negara.

Lebih lanjut Panglima TNI mengajak semua pihak, khususnya para Ketua Sub-Komite AUSINDO HLC untuk pro-aktif dalam membahas langkah-langkah kerjasama militer di masa mendatang.

"Kita tentu berharap Sidang AUSINDO HLC menghasilkan berbagai kesepakatan yang produktif, komprehensif serta strategis bagi kepentingan Angkatan Bersenjata kedua Negara," katanya.

Sementara itu General Angus Campbell, AO, DSC berharap bahwa Sidang ke-7 AUSINDO HLC dapat menjadi wadah untuk bertukar pandangan, khususnya ketika menghadapi perubahan lingkungan keamanan regional.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI
 
Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]