Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI-Polri
Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Demi NKRI
2018-02-23 18:14:31

JAKARTA, Berita HUKUM - Saat ini soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri harus tetap terjaga, sehingga menghasilkan sinergi dalam mewujudkan stabilitas nasional yang Insya Allah akan bisa dipertahankan sampai kapanpun. demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara makan malam bersama personel TNI dan Polri serta Ibu-Ibu Dharma Pertiwi wilayah Malang, bertempat di Aula Skodam Brawijaya, Jl. Tugu Malang, Jawa Timur, Kamis malam (22/2).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa, personel TNI dan Polri semuanya bersatu dan bahu membahu demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Mari kita bangun soliditas di antara segenap prajurit TNI dan Polri. Kita tidak akan bisa membangun sinergi dengan komponen bangsa lainnya, bila kita tidak mampu mewujudkan solidaritas diantara kita sendiri," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini institusi TNI dan Polri, dinilai sebagai institusi yang mendapatkan tingkat kepercayaan publik tertinggi. "Mari sama-sama menjaga kepercayaan yang diberikan rakyat kepada kita (TNI dan Polri)," tegasnya.

Disisi lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) pada pertengahan tahun 2018 ini, Prajurit TNI agar mendukung Polri dalam mengamankan pesta demokrasi tersebut. Disamping itu, personel TNI dan Polri harus mampu mengamankan serta menjaga integritas dan soliditas kedua institusi dengan tetap menjaga netralitas.

Terkait pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Umum 2019, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sangat memungkinkan di sekitar lingkungan masyarakat yang menggunakan media sosial mempengaruhi dengan berita hoaxmaupun ujaran kebencian. "Untuk itu, mari kita sama-sama mengantisipasi hal tersebut,demi terlaksananya pesta demokrasi yang aman dan sukses," ucapnya.

Dihadapan personel TNI dan Polri, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menekankan agar tidak ada prajurit TNI dan Polri termasuk Purnawirawan TNI-Polri dan keluarganya yang memanfaatkan satuan maupun fasilitas TNI-Polri, dalam mendukung pelaksanaan Pemilukada 2018 maupun Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Umum 2019.

"Semoga apa yang menjadi komitmen kita bersama, dapat terlaksana demi suksesnya pesta demokrasi. Netralitas TNI dan Polri adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi, harus benar-benar kita hormati," tutup Panglima TNI.(TNI/bh/sya)


 
Berita Terkait TNI-Polri
 
• 13 Lokasi GaGe PPKM Level 2 Jakarta Tetap Belaku Bagi Kendaraan Plat Hitam TNI-Polri
 
• HUT TNI ke-76, Kabid Propam Polda Metro: Sinergitas TNI-Polri Akan Selalu Mewarnai Perjalanan Bangsa
 
• Kapolri Ingin Pos Penyekatan Kabupaten dan Kota di Bangka Belitung Dioptimalkan
 
• TNI-Polri dan Pemprov DKI Jakarta: Malam Takbiran Dirumah Saja, Tidak Boleh Berkerumun
 
• Polri dan TNI Gelar Rakor Awal Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2021
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]