Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
BNPB
Pameran Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2018 di Medan
2018-10-23 06:44:10

Tampak suasana acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional.(Foto: Istimewa)
MEDAN, Berita HUKUM - Sosialisasi mengenai Pengurangan Risiko Bencana (PRB) oleh pemerintah kepada masyarakat luas terus dilakukan. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pameran Peringatan Bulan PRB di Lapangan Astaka, Komplek Gedung Dispora Medan, Sumatera Utara, pada 21 - 24 Oktober 2018, terbuka untuk umum dan gratis.

Pameran Pengurangan Risiko Bencana tersebut dibuka dengan diiringi tarian selamat datang Tari Pengalo-galo Mejuah -juah yang dibawakan oleh anak-anak dari lokasi relokasi Siosar yang merupakan hasil kegiatan dari pendampingan Sosial yang dilakukan oleh Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi.

Deputi bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BNPB, Harmensyah yang mewakili Kepala BNPB membuka secara resmi acara pameran dengan tema SUSTAINABLE RESILIENCE for SUSTAINABLE DEVELOPMENT "Aksi Solidaritas untuk NTB dan Sulteng melalui Kemitraan Pemerintah, Masyarakat, dan Lembaga Usaha".

BNPB tidak sendiri, akan tetapi bergandengan dengan banyak pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, NGO dan Lembaga Usaha. "Hal ini selaras dengan tema kegiatan Aksi Solidaritas untuk NTB dan Sulteng melalui Kemitraan Pemerintah, Masyarakat dan Lembaga Usaha. Solidaritas merupakan modal sosial yang berharga untuk membentuk masyarakat tangguh," ucap Harmensyah, Senin (22/10).

Pameran diikuti 81 peserta dengan total 105 booth, dengan rincian peserta Kementerian dan Dinas 11 lembaga, LSM 23 lembaga BPBD Kabupaten/ Kota 18 lembaga, BPBD Provinsi 5 lembaga, Dunia Usaha 15 lembaga, Kelompok terdampak bencana (komunitas petani kopi) 5 lembaga, dunia pendidikan 2 lembaga, dan Polri 2 lembaga. Sementara itu, beberapa display yang dipamerkan oleh panitia, seperti tenda posko, rumah sakit lapangan dan peralatan kebencanaan.

Selain pameran kebencanaan, turut pula dipamerkan beberapa alat Peralatan dan Logistik yang digunakan pada saat bencana, seperti mobil dapur umum, perahu karet, alat komunikasi, tenda pengungsi dan lainnya.

"Beberapa booth pameran juga diisi oleh petani kopi yang merupakan masyarakat terdampak bencana erupsi gunung sinabung. Selain petani kopi, kelompok binaan dari kegiatan pendampingan ekonomi di siosar dan Lombok juga turut dalam pameran tersebut dengan membawa produk hasil binaan yaitu keripik kentang dan buah-buahan" kata Taufik Kartiko selaku ketua panitia pameran.

Dalam tampilan Ignate State pada pameran ini akan ditampilkan juga tarian Pisau Surit yang juga merupakan hasil dari kegiatan pendampingan sosial. Banyak manfaatnya yang kita dapatkan, bertukar pengalaman dalam penanggulangan bencana dari BPBD seluruh Indonesia. Melalui pameran PRB 2018 ini diharapkan masyarakat dan khususnya BPBD mendapatkan informasi terkait teknologi dan praktek praktis untuk mengetahui risiko bencana di wilayahnya.

Pameran Pengurangan Risiko Bencana akan ditutup pada tanggal 24 Oktober 2018 pukul 17.00 WIB dan akan diberikan hadiah berupa plakat dan uang bagi 3 booth dengan penilaian terbaik.(bh/ws)



 
Berita Terkait BNPB
 
Tak Capai Kesepakatan, Pembahasan RUU Penanggulangan Bencana Dihentikan
 
HNW Minta Kepala BNPB, Perkuat Lembaga yang Dipimpinnya
 
Presiden Jokowi Lantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB, Gantikan Doni Monardo
 
Kepala BNPB: Lebih Baik Cerewet Daripada Korban COVID-19 Berderet-Deret
 
Launching Hari Kesiapsiagaan Bencana, Siap Untuk Selamat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]