Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Batu Akik
Pameran Akik di Madiun Serap Ribuan Pengunjung
Friday 17 Apr 2015 04:38:55

Ilustrasi. Batu Akik Ori.(Foto: BH/sya)
MADIUN, Berita HUK8M - Pameran dan kontes batu akik yang digelar Paguyuban Penggemar Akik dan Permata Madiun Selo Aji Mataraman bersama Kantor Bakorwil I Madiun di Kota Madiun, Jawa Timur, menyedot ribuan pengunjung pecinta batu mulia tersebut.

Ketua panitia pameran dan kontes batu akik, Yoyok Suharmadi, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sekitar 106 perajin, pehobi, dan kolektor batu akik dan mulia dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, dan juga Bengkulu.

"Awalnya kami prediksi pesertanya hanya wilayah Jawa Timur. Di luar dugaan, animo masyarakat akan pameran tersebut sangat luar biasa. Ini bisa juga merupakan pameran batu akik tingkat nasional yang pertama di Madiun dan sekitarnya. Baru hari pertama digelar, jumlah pengunjung sudah ribuan," ujarnya.

Setelah pembukaan pameran di halaman Kantor Bakorwil 1 Madiun, pameran dan kontes batu akik itu akan digelar selama empat hari, yakni mulai tanggal 16 April hingga 19 April 2015.

Menurut dia, pameran tersebut merupakan ajang bagi para perajin, pehobi, dan kolektor batu akik di wilayah Bakorwil I Madiun untuk mengenalkan batu mulia agar semakin digemari masyarakat.

"Selain itu, pameran ini juga untuk meningkatkan ekonomi para perajin akik dan mengenalkan potensi batu mulia yang ada di wilayah Jawa Timur," kata dia.

Seperti halnya keberadaan batu mulia asli dari wilayah Sungai Catur di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, dan Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun yang diberi nama "Blue Kresek", "Badar Mas", dan "Badar Perak".

Salah satu perajin akik yang juga peserta pameran akik dari Kabupaten Madiun, Darsiyanto, menyambut baik kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk mengenalkan batu mulia asli dari Kabupaten Madiun kepada masyarakat. Batu mulia asli Kabupaten Madiun dari segi kualitas tidak kalah dengan akik dari Pacitan, Ponorogo, dan wilayah lainnya," kata Darsiyanto.

Ia menjelaskan motif dari batu mulia asli Kabupaten Madiun adalah terdapat guratan garis pada seratnya yang melambangkan tempat asalnya yakni di aliran Sungai Catur. Selain itu, unsur batu tersebut juga terbuat dari gabungan besi, emas, dan perak.

Untuk harga, jika sudah diolah menjadi bulatan cincin, berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bijinya. Sedangkan jika masih batu bongkahan, berkisar antara Rp550 ribu hingga Rp600 ribu per Kilogramnya.

"Proses pembuatannya semuanya alami. Mulai dari cara mendapatkannya yang tidak merusak lingkungan hingga pengolahannya yang dilakukan secara manual," katanya.

Sementara, selain pemeran, pada hari terakhir pameran nanti akan dilakukan kontes batu akik dari perwakilan masing-masing peserta. Adapun, dasar penilaian dari kontes tersebut adalah keindahan dari batu akik yang dikonteskan.(sas/lr/Antara/bh/sya)


 
Berita Terkait Batu Akik
 
• DPR RI Gelar Pameran Batu Akik
 
• Pedagang Batu Akik di Rawa Bunga akan Segera Ditertibkan
 
• Pameran Akik di Madiun Serap Ribuan Pengunjung
 
• Ibu Negara Delegasi Konferensi Asia Afrika akan Dihadiahi Pancawarna Garut
 
• Wagub Sumbar Dinobatkan sebagai 'Bapak Batu Akik'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]