Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Banjir
Pak Jokowi Tolong Buktikan, Katanya Masalah Banjir Jakarta Selesai Kalau Jadi Presiden
2020-02-26 09:03:31

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah titik di DKI Jakarta tergenang air pada Selasa (25/2) setelah hujan dengan curah ekstrem mengguyur ibukota sejak Senin malam (24/2).

Terlepas dari itu siapa yang salah, yang dibutuhkan warga DKI kini adalah solusi untuk mengakhiri hal serupa terhadi kembali.

"Bukan caci maki saling menjatuhkan antar pendukung. Hari ini rumah kami kena, mungkin besok kalian," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon dalam akun Twitter pribadinya @jansen_jsp.

Menurutnya, tanpa solusi, banjir hanya akan menjadi "arisan sial" yang bisa datang ke wilayah siapapun.

Sementara mengenai solusi untuk banjir DKI, Jansen menyoroti adanya tumpang tindih kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Untuk itu, dia meminta agar dilakukan "legal audit" guna membuka semua peraturan yang ada.

Publik harus diberi tahu, mana yang menjadi kewenangan Pemda DKI dan mana yang jadi kerjaan pemerintah pusat.

"Biar tdk terus saling menyalahkan dan bisa dinilai siapa yang tak maksimal kerjakan tugasnya!," sambungnya.

Kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jansen meminta agar kewenangan Pemda DKI untuk mengurusi banjir harus dimaksimalkan. Begitu juga dengan Presiden Joko Widodo sebagai pemegang kekuasaan di pusat.

Terlebih saat menjadi gubernur DKI, Jokowi pernah bilang bahwa masalah banjir dan macet Jakarta akan selesai jika menjadi presiden.

"(Pak Jokowi), tolong dibuktikan. Sinergilah kalian! Tambah parah banjir ini rakyat jadi korban," tutupnya.

Lihat video saat Jokowi menjelaskan tentang bagaimana menanggani masalah Banjir di Jakarta : klik disini.(wv/RMOL/bh/sya)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]