Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kebakaran
Pabrik Semen Tonasa Terbakar, 1 Orang Meninggal 10 Lainnya Luka Parah
Thursday 20 Aug 2015 16:45:47

Pabrik Semen Tonasa Terbakar.(Foto: Istimewa)
PANGKEP, Berita HUKUM - Pabrik Semen Tonasa IV yang terletak di Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilalap sijago merah alias terbakar, Rabu petang (19/8). Akibat kejadian tersebut seorang pekerja diketahui bernama Akbar (22) tewas serta 10 orang pekerja lainnya luka bakar yang sangat serius.

Kobaran api yang menimpa salah satu pabrik tersebut, yang terjadi terjadi di belt transport atau jembatan pengangkut batubara kasar sepanjang 150 meter menuju bangunan coal mill atau penggilingan untuk menghaluskan batubara di area pabrik Semen Tonasa IV, yang diduga disebabkan oleh gesekan batubara yang menimbulkan nyala api.

Kapolres Pangkep, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Hidayat kepada wartawan mengatakan, kebakaran di pabrik Semen Tonasa tersebut berhasil dipadamkan sekitar 2,5 jam yang dibantu oleh 17 pemadam kebakaran.

"Asal api diduga dari gesekan batubara, sehingga mengeluarkan api, lalu merembes ke fanbelt dan terbakar, api semakin membesar dan sulit dijangkau oleh petugas pemadam kebakaran, karena posisi coal mill yang terbakar pada bagian atas," kata Hidayat.

Dalam peristiwa tersrbut satu pekerja meninggal, pekerja bernama Akbar (25) yang merupakan karyawan PKM PT Semen Tonasa. Sementara, 10 korban luka lainnya masing-masing, Ansar (26), Hamsah (33), Wahyudi (23), Haerun (43), Jamal (45), Asdar (18), Bahtiar (26), Tono (19), Surpahmi (18) dan Supriadi (18).

Informasi yang dihimpun pewarta BeritaHUKUM.com, dari 10 korban luka bakar akibat diamuk sijago merah, 4 orang luka dibawah 40 persen dirawat di RSU Oangkajene, sedangkan 6 orang yang lukanya sangat serius 80 persen dirujuk ke RS Stellamaris dan RS Awal Bros di kota Makassar.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Kebakaran
 
Kebakaran Kembali Terjadi di Samarinda, Hanguskan 8 Rumah dan 48 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
 
KM Prince Soya Tujuan Samarinda Terbakar di Pelabuhan Parepare
 
Kebakaran Ruko Tiga Pintu di Samarinda, 7 Orang Meninggal Dunia
 
Pemukiman Padat Penduduk di Samarinda Seberang Terbakar, 15 Bangunan Jadi Arang
 
Berita Terbakar Kapal LCT PT Baroka Sangat Mendiskreditkan, Masalah Korban dan Kerugian Semua akan Ditanggung Perusahaan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]