Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
PWNU Jateng: Lawan Hoax untuk Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif
2018-12-26 19:09:00

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, HM Muzammil.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kesadaran masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kambtimas) dinilai merupakan sebuah sikap yang penting diwujudkan jelang momen pergantian tahun dan Pemilihan Umum 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, HM Muzammil dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/12).

"Menjaga keamanan dan ketertiban semasa Natal dan menjelang Tahun Baru itu bukan hanya tugas Polri dan TNI, tapi juga seluruh elemen masyarakat," kata dia.

Di sisi lain, terkait pesta demokrasi yang akan berlangsung pada bulan April mendatang, Muzammil berharap agar pihak terkait serta masyarakat harus mewaspadai berita maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan validitasnya.

"Saya juga mengimbau masyarakat, termasuk aktor politik untuk melaksanakan aktivitas Pemilu secara damai. Jangan mudah percaya terhadap berita hoax. Bersama-sama kita lawan hoax untuk mewujudkan suasana kondusif," ucapnya.

Dia juga menyebut betapa berbahayanya hoax bagi persatuan dan kesatuan bangsa. "Karena itu harus kita lawan dengan cara-cara seperti membentengi diri dengan pengetahuan, dan membuat pengaduan atas hoax ke pihak terkait," pungkasnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait Pemilu
 
Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
 
PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
 
Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
 
DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
 
Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]