Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Ormas
PRASA Siap Deklarasi Akbar Relawan Bangun Ukhuwah Kepemimpinan Nasional Pemilu 2019
2018-09-21 09:04:01

Ketum DPP PRASA Ahmad Murlan Pasaribu saat menyampaikan dukungannya pada acara Konsolidasi Ormas Pendukung di Kampus Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta.(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Relawan Prabowo Sandi (PRASA) yang pada hari Selasa (18/9) kemarin menghadiri acara Konsolidasi Ormas Pendukung di bilangan Cikini, mengutarakan apresiasinya atas terselenggara pertemuan tersebut.

Ketua Umum (Ketum) DPP PRASA Ahmad Murlan Pasaribu saat mendapat waktu untuk menyampaikan dukungannya pada acara tersebut menjelaskan bahwa, deklarasi PRASA yang digelar di tugu Prasasti Rengas Dengklok Jawa Barat pada 17 Agustus 2018 lalu, yang bertepatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-73.

"Kami putra-putri bangsa Indonesia mendeklarasikan diri sebagai relawan PRASA (Prabowo Sandi) dan siap menjadi kekuatan sipil pendukung kemenangan Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024," demikian ungkap Ahmad Murlan Pasaribu.

Ahmad Murlan menjelaskan, relawan PRASA sudah berdiri di 31 Provinsi dengan 11 DPW, 70 DPD, 150 DPC dan siap bergerak tanpa HOAX dan black campaign, demikian utaranya di hadapan acara ormas pendukung serta komunitas, saat acara yang dihadiri Ketua Tim Pemenangan Prabowo Sandi, Jenderal (purn) TNI Djoko Santoso dan Ibu. Rachmawati Soekarnoputri dan ratusan relawan yang hadir.

Seruan Ahmad Murlan tersebut agar relawan PRASA supaya santun berbicara, bijak berpolitik serta tegas dalam menegakkan peraturan yang berlaku di Internal Organisasi serta peraturan hukum yang berlaku di NKRI.

Harapannya, PRASA nantinya Prabowo-Sandi mampu membawa NKRI menjadi Negara yang bermartabat dengan kemandirian ekonomi dan politik, terbebas sedari campur tangan asing dan aseng.

"Hingga Indonesia disegani di kancah pergaulan dunia Internasional. Kebulatan tekad ingin mewujudkan keadilan tidak ada orang miskin di Indonesia, tidak boleh orang lapar di Indonesia, harga sembako harus murah, sehingga kebutuhan sehari-hari terjangkau," ujarnya.

"Lapangan kerja terbuka seluas-luasnya untuk anak bangsa dan tidak boleh ada keadilan yang tidak sampai ke seluruh rakyat Indonesia" tambah Ketum DPP PRASA tersebut menekankan.

Perlu digarisbawahi, Relawan PRASA merupakan individu melek politik serta melihat kegagalan pemerintah yang sedang berkuasa saat ini sebagai titik tolak untuk suatu perubahan.

"Untuk itulah para relawan bergerak melakukan suksesi kepemimpinan secara konstitusional pada Pemilu 2019 dengan mengusung Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019-2024," pungkasnya singkat.

Sebagai tambahan, esok pada Sabtu (22/9) PRASA mengadakan pembentukan panitia deklarasi Akbar Relawan PRASA yang akan dihadiri oleh Gus Nur dengan tema, "Membangun Ukhuwah Untuk Suksesi Kepemimpinan Nasional di Pemilu 2019," yang rencananya berlokasi di kediaman bpk Toto, yang bakal dihadiri perwakilan DPW, DPD, serta Srikandi PRASA.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Ormas
Relawan PRASA Siap Jadi Garda Terdepan Strategi Pemenangan Prabowo-Sandi 2019
PRASA Siap Deklarasi Akbar Relawan Bangun Ukhuwah Kepemimpinan Nasional Pemilu 2019
Tommy Soeharto: KIBLAT Harus Lebih Menyapa Masyarakat Bawah dengan Bakti Sosialnya
Acara Peresmian Mabes Gerakan Laskar Pro 08 di Matraman Jakarta
Aksi Demo 4 Ormas Lampura Tuntut Kejelasan Anggaran Disdikbud dan Panwas
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mabes Polri Limpahkan Kasus Tersangka Ketua DPRD Alphad Syarif ke Kejari Samarinda
Reuni Akbar PA 212 Diduga Bermotif Politik
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Kebakaran Hutan California: Jumlah Orang Hilang Melonjak Menjadi 631 Jiwa
HNW: Kedaulatan Rakyat Bukan Sekedar Jargon
Kasus Proyek Jalan dan Jembatan Bangkuang - MTU, Jaksa Sasar Kantor Bupati dan DPRD Buntok
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum
Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi
Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''
Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres
Tingginya Tingkat Pengangguran Lulusan SMK Dipertanyakan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]