Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
PLN
PLN Batalkan Rencana Pemadaman Listrik di Jakarta dan Tangerang
Tuesday 02 Apr 2013 03:18:33

Ilustrasi, Tower Sutet Listrik PLN.(Foto: BeritaHUKUM.com/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT PLN (Persero) berencana tidak memadamkan listrik bergilir di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten mulai Selasa (2/4) meski perbaikan menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di Sumedang, Jawa Barat, masih berlangsung.

"Karena sejak Senin (1/4) pukul 17.15 WIB sistem interkoneksi Jawa dan Bali khususnya di wilayah Jawa bagian barat mendapatkan tambahan pasokan listrik sebesar 250 MW dari PLTU Labuan Banten yang dipercepat pekerjaan pemeliharaannya," sebut Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN, Bambang Dwiyanto, seperti yang dikutip dari Antaranews.

PLN, menurut Bambang, optimis pemadaman tidak terjadi di tiga wilayah itu karena partisipasi pelanggan industri, bisnis, dan umum atau rumah tangga pada Senin untuk mengurangi pemakaian listriknya besar.

"Hari ini, beban listrik di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten turun dibandingkan rencana awal. Semula diprediksi beban di ketiga propinsi tersebut pada siang hari tadi sebesar 13.500 MW namun realisasinya hanya sekitar 13.000 MW atau terdapat penurunan sekitar 500 MW," kata Bambang.

Bambang mengatakan PLN berharap selama pekerjaan perbaikan menara SUTET hingga Jumat (5/4) tetap mengurangi pemakaian listriknya.

Sebelumnya, PLN berencana memadamkan listrik secara bergilir mulai Senin (1/4) hingga Jumat (5/4) terkait pekerjaan perbaikan menara SUTET di Sumedang dimulai sejak Kamis (28/3) pukul 22.00 WIB.

"Pekerjaan perbaikan menara SUTET di Sumedang hingga Senin mencapai kemajuan dan ditargetkan akan selesai pada Jumat, sesuai rencaan awal," kata Bambang.(ant/tar/bhc/sya)


 
Berita Terkait PLN
 
Sartono Pertanyakan Rencana Penyesuaian Tarif Listrik
 
Pembangkit Kekurangan Batu Bara, PLN Harus Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik
 
Buruknya Komunikasi PLN dengan Pelanggan, DPR Kembali Pertanyakan Lonjakan Tagihan Listrik
 
Pemerintah Gratiskan Tarif Listrik Bagi Pelanggan PLN Daya 450 VA dan Potongan 50 Persen untuk 900 VA Selama 3 Bulan
 
Kejadian Listrik Padam, FSP BUMN akan Laporkan Direksi PLN ke Bareskrim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]