Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PKS
PKS-PKB Sinergi Wujudkan Islam Rahmatan Lil 'aalamin di Indonesia
2021-04-29 03:18:51

JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melanjutkan Silaturahim Kebangsaan dengan bertandang ke kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (28/4/2021). Presiden PKS Ahmad Syaikhu yang langsung memimpin delegasi DPP PKS diterima oleh Ketua Umum PKB Ahmad Muhaimin Iskandar dan jajaran.

Ahmad Syaikhu mengungkapkan, PKS dan PKB bersinergi untuk menampilkan dan mengamalkan nilai-nilai Islam moderat yang Rahmatan Lil 'alamin.

"Kita mengajak seluruh umat Islam Indonesia untuk bersama-sama menampilkan nilai-nilai Islam moderat yang rahmatan lil 'alamin dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," papar Syaikhu.

Syaikhu juga mengingatkan agar negara memberikan penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan nasional, termasuk para ulama yang berjuang dan berkorban besar melawan penjajahan.

"Salah satunya adalah Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari sebagai pendiri NU, sebagai bentuk penghormatan, memastikan beliau masuk dalam dokumen Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud," ujar Syaikhu.

Dalam pertemuan tersebut, PKS juga mendorong agar Indonesia menjadi pusat ekonomi keuangan syariah dan pusat industri halal dunia. Ia menyebut, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia harus mampu menjadi destinasi utama investasi syariah dunia dan wisata halal global.

Ketua Umum PKB Ahmad Muhaimin Iskandar (Gus AMI) menyambut baik silaturahim dengan PKS. Gus Ami mengatakan, selama ini PKB dan PKS sudah bekerjasama secara produktif di DPR.

"Selain di parlemen, PKB dan PKS bisa membantu membangkitkan semangat keumatan di berbagai aspek. PKB dan PKS dalam hal ini banyak memiliki titik kesamaan," sebutnya.

Dalam acara ini, Syaikhu didampingi oleh Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. Jazuli Juwaini, Ketua Bidang PKK DPP PKS, Dr Kurniasih Mufida, Ketua Bidang BPU DPP PKS, Dr Ali Ahmadi, Ketua Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Dr. Mardani Ali Sera, Wasekjend Moh Rozaq Asyhari dan Soegeng Susilo, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) PKS Pipin Sopian dan Staf Khusus Presiden Muhsinin.(PKS/bh/sya)


 
Berita Terkait PKS
 
PKS Dinilai Gagal Move On Buntut Minta Anies Tak Bentuk Parpol, Berkaca Pilkada Jakarta dan Depok
 
PKS Resmi Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman Sebagai Cagub-Cawagub Jakarta
 
Hasil Rapimnas, Syaikhu Ungkap Kriteria Capres Pilihan PKS
 
Usul Raffi Ahmad Capres 2024, PKS Sedang Berusaha Mengubah Citra sebagai Partai Tengah
 
Fraksi PKS: KEM-PPKF 2023 Harus Cermati Arah Politik Anggaran Negara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]