Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
PKS
PKS Gelar Rapat Evaluasi Pileg 2014
Sunday 27 Apr 2014 12:48:07

Ilustrasi. Para Petinggi PKS.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pertemuan guna melakukan evaluasi hasil Pemilu Legislatif 9 April lalu, untuk menentukan arah koalisi parta PKS, apakah PKS akan menyuarakan poros tengah atau justru merapat ke Capres tertentu.

Hal ini disampaikan oleh anggota Mejelis Syuro PKS Tifatul Sembiring, politisi senior PKS yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan, sejak Pileg 9 April lalu sampai sekarang PKS belum melakukan evaluasi hasil yang di perolehan suara, meski KPU belum mengumumkannya secara resmi.

"PKS sudah melakukan secara internal di setiap provinsi yang ada, dalam evaluasi itu sekaligus untuk menentukan arah koalisi, apakah akan melanjutkan poros tengah atau tidak, PKS juga akan membentuk tim untuk melakukan komunikasi dengan Capres Gerindra Prabowo Sibianto," ujar Tifatul Sembiring mantan Presiden PKS ini di kantor DPP PKS JL T.B Simatupang Jakarta Selatan, Minggu, (27/4).

Tifatul juga mengaku tahu diri dengan posisi tawar PKS, menyusul hasil Pileg yang menempatkan PKS diposisi ke tujuh, namun PKS terus menggalang kemungkinan poros tengah, meski sejumlah parpol Islam lainya sudah mengisyaratkan dukungan ke Capres lain yang ada.

Namun Tifatul masih melihat, hasil rapat evaluasi nanti, apakah tetap meyuarakan poros tengah atau memilih merapat ke Parpol yang posisinya aman.(bhc/put)


 
Berita Terkait PKS
 
• PKS Dinilai Gagal Move On Buntut Minta Anies Tak Bentuk Parpol, Berkaca Pilkada Jakarta dan Depok
 
• PKS Resmi Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman Sebagai Cagub-Cawagub Jakarta
 
• Hasil Rapimnas, Syaikhu Ungkap Kriteria Capres Pilihan PKS
 
• Usul Raffi Ahmad Capres 2024, PKS Sedang Berusaha Mengubah Citra sebagai Partai Tengah
 
• Fraksi PKS: KEM-PPKF 2023 Harus Cermati Arah Politik Anggaran Negara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]