Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Soekarno
PDI Perjuangan Canangkan Juni Sebagai Bulan Bung Karno
Thursday 07 Jun 2012 00:38:45

Jumpa pers Bulan Bung Karno (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Bulan Juni 2012 oleh PDI Perjuangan dicanangkan sebagai Bulan Bung Karno. Pencanangan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penghormatan kepada Founding Father Indonesia yaitu Bung Karno. Pencanangan yang dilakukan diharapkan menjadi bulan peringatan Bung Karno secara nasional, diantaranya 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila, Tanggal 6 Juni sebagai hari lahirnya Bung Karno dan tanggal 21 Juni sebagai Hari Wafatnya Bung Karno.

Ari Batubara, Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua Panitia Bulan Bung Karno menjelaskan," Ini tidak semata kegiatan partai kami, tp merupakan ajakan kepada seluruh elemen bangsa dan rakyat Indonesia bahwa sudah seharusnya menjadi tugas kita bersama untuk mengembalikan ruh Pancasila 1 Juni 1945 yang merupakan warisan besar gagasan dan tindakan Bung Karno sebagai ideologi Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan dunia internasional telah mengakui gagasan dan tindakan Bung Karno sebagai tokoh besar dunia. Namun masih banyak gagasan dan tindakan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa yang masih belum dipahami oleh rakyat Indonesia akibat adanya pembelokan sejarah pada masa rezim Orde Baru".

"Bulan Bung Karno harus menjadi Gerakan Kebangsaan yang dilakukan secara nasional, serentak dalam waktu dan bentuk yang sama dengan mengkreasikan budaya daerah, baik oleh Partai maupun segenap lapisan masyarakat Indonesia. Tema Bulan Bung Karno 2012: “Soekarno Di Mata Dunia: Gagasan dan Tindakan” . Tema tersebut di atas kemudian diterjemahkan dalam rangkaian program dan kegiatan Bulan Bung Karno 2012", Jelas Dewi Aryani, anggota komisi 7 fraksi PDI Perjuangan yang juga sebagai Sekretaris Panitia Nasional Bulan Bung Karno.

Beberapa rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno diantaranya sebagai berikut:

1. Kamis, 31 Mei 2012 Pukul 00.00 WIB
Ziarah di Makam Tanah Kusir, di mana bersemayam Bung Hatta dan Bapak Ali Sadikin yang begitu besar jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Kegiatan ini dilaksanakan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta dan DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan.

2. Jumat, 1 Juni 2012
Ziarah Haul Bung Karno di Makam Bung Karno, di Kota Blitar. Pelaksana: DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur dan DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. Dalam ziarah ini kita dibawa kembali untuk merenungkan perjalanan hidup Bung Karno dengan segenap gagasan dan tindakannya untuk Indonesia dan dunia internasional, sehingga Bung Karno menjadi tokoh Bapak Bangsa-bangsa.

3. Rabu, 6 Juni 2012 Pukul 19.00 WIB
Dinner Reception dan Pagelaran Bulan Bung Karno 2012, di Hotel Indonesia, Kempinski Grand Ballroom, Grand Indonesia Shopping Town West Mall. Dalam acara ini, diundang seluruh Duta Besar bangsa-bangsa yang memiliki perwakilan di Indonesia, selain juga mengundang tokoh-tokoh masyarakat, budayawan, pemimpin-pemimpin organisasi kemasyarakatan, anggota DPR RI, DPD RI, segenap struktural PDI Perjuangan, dan keluarga besar Bung Karno.

4. a. Kamis, 7 Juni 2012 Pukul 10.00 WIB
Seminar Nasional “Bung Karno dan Islam”, di Universitas Islam Negeri Syarif
Hidayatullah, Ciputat, Jakarta.

b. Rabu, 27 Juni 2012 Pukul 10.00 WIB
Seminar Nasional “Bung Karno dan Pluralisme” di Kantor Megawati Institute

5. Tanggal 1 – 21 Juni 2012
Panggung Rakyat yang berlangsung di daerah-daerah secara serentak di seluruh Indonesia, dilaksanakan oleh DPD dan DPC dengan lokasi di tempat-tempat publik dan keramaian untuk mendekatkan partai dengan rakyat. Di dalam panggung rakyat inilah partai dan masyarakat umum bertemu berdialog tentang Bung Karno, sehingga Bung Karno diharapkan benar-benar menjadi tokoh yang menjadi milik bangsa.

Keberlanjutan Bulan Bung Karno ke depan:

Dewi kembali menegaskan bahwa, Bulan Bung Karno 2012 menjadi awal dari keberlanjutan kegiatan Bulan Bung Karno tahun ke tahun berikutnya. Ke depan kepanitian Bulan Bung Karno bukan hanya kepanitiaan yang bersifat ad hock tetapi sebagai kepanitian/ lembaga / badan yang memiliki kinerja dalam jangka panjang dan berkelanjutan sehingga pelaksanaan kegiatan terkait pendalaman/ internalisasi dan pentradisian Bulan Bung Karno akan dapat tercapai dengan baik. (bhc/rls/rat)


 
Berita Terkait Soekarno
 
• Haedar Nashir Sebut Lima Teladan Bung Karno yang Patut Dicontoh
 
• Peringatan Kelahiran Bung Karno Ke 115: Lahirnya Soekarno Putra Sang Fajar
 
• Semangat Bung Karno Memajukan Islam Bersama Muhammadiyah
 
• Generasi Muda Diminta Pahami Pemikiran Bung Karno
 
• Para Menteri pada Bela Jokowi Soal Tempat Lahir Bung Karno
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]