Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PB PII
PB PII Serukan Persatuan dan Kedamaian
Tuesday 09 Jul 2013 22:49:14

Pelajar Islam Indonesia.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Marhaban ya Ramadhan, bulan suci Ramadhan telah tiba. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah memutuskan bahwa pelaksanaan puasa Ramadhan 1434 H dimulai tanggal 10 juli 2013.

Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1434 H, dengan ini Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2012-2015 menghimbau :

1. Ummat Islam senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt
2. Selain ummat Islam, wajib menjaga kerukunan dan toleransi antar ummat beragama
3. Pemerintah agar dapat saling menghormati dan menghargai serta menjaga keharmonisan terhadap perbedaan yang ada atas keputusan pelaksanaan puasa Ramadhan 1434 H
4. Aparat penegak hukum agar dapat menindak tegas kepada pihak-pihak yang mengganggu keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1434 H

Hal ini menurut Randi Muchariman

Ketua Umum PB PII Periode 2012-2015,dalam siaran persnya yang diterima tim media ini sebagai himbauan, dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan antar ummat beragama untuk mengukuhkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(bhc/rat)


 
Berita Terkait PB PII
 
• Pelantikan Pengurus PB PII Periode 2017-2020
 
• Pelantikan PB KB Pelajar Islam Indonesia Periode 2015-2019
 
• PB PII Serukan Persatuan dan Kedamaian
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]