Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Aceh
PA Vs PKS, Faisal Berdarah-Darah
Friday 13 Sep 2013 16:54:45

Ilustrasi.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM - Salah seorang anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rapat (DPR) Kabupaten Aceh Utara, Faisal Fahmi S.Tp, babak belur bersimbah darah akibat dibogem oleh Tgk Khaidir Abdurrahman, anggota DPR dari Partai Aceh (PA).

Menurut informasi di lapangan, Faisal yang merupakan anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dibogem oleh Khidir karena mengeluarkan kata-kata senonoh dengan anggota dewan lainya yang sedang melangsungkan rapat paripurna DPRK Aceh Utara, membahas APBK-Perubahan 2013, yang digelar di kantor Bappeda.

Akibatnya, Faisal harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) TNI AD di Kota Lhokseumawe.

Faisal Fahmi, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan penganiayaan terhadap dirinya. Ia mengaku geram kepada rekan anggota dewan lainnya karena tidak kunjung menghadiri rapat paripurna di kantor DPRK.

"Kami lama menunggu di kantor DPRK sampai jam sepuluh malam, tanpa kabar apapun ternyata mereka sudah berkumpul di Bappeda, apa yang dibahas pun kami tidak tahu," kesal Faisal.

Menurutnya, sesuai undangan rapat paripurna seharusnya digelar di kantor DPRK Aceh Utara, namun mengapa dilaksanakan di Bappeda secara tertutup, pada Kamis (12/9) sekira pukul 22.30 WIB.

"Karena mendapat kabar sepihak mereka berkumpul di Bappeda, makanya saya bertandang dan marah karena mereka menggelar rapat tidak sesuai prosedur," ungkapnya.

Hingga berita ini dimuat, Khaidir Ibrahim belum dapat dikonfirmasi pewarta BeritaHUKUM.com, untuk dimintai keterangannya. (bhc/sul).


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun
RUU Perampasan Aset Masih Ada di Prolegnas Prioritas 2026, DPR-Pemerintah Concern Membahas
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]