Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Jepang
Orang Tertua Dunia Meninggal
Wednesday 01 Apr 2015 14:54:59

Misao Okawa dengan putranya Hiroshi Okawa, 92, dan keluarga saat berulang tahun awal Maret 2015.(Foto: Istimewa)
OSAKA, Berita HUKUM - Orang tertua di dunia telah meninggal di Jepang, beberapa pekan setelah merayakan ulang tahunnya yang ke 117. Misao Okawa meninggal di panti jompo di kota Osaka, yang merupakan kota kelahirannya. Dia wafat karena gagal jantung. Cucu dan para perawat panti jompo berada di sisinya saat Okawa meninggal.

Mereka memujinya karena telah mengalami hidup yang panjang dan sehat, kata Tomohiro Okada, seorang pejabat di rumah panti jompo Osaka.

"Dia pergi dengan begitu damai, seolah-olah dia baru saja tertidur," kata Okada. "Kami akan merasa kehilangan," tambahnya.

Okada mengatakan Okawa mulai kehilangan selera makannya sekitar 10 hari yang lalu.

Okawa lahir di Osaka pada tanggal 5 Maret 1898.

Dia diakui sebagai orang tertua di dunia oleh Guinness World Records pada tahun 2013.

Okawa, putri seorang pembuat kimono, mengatakan pada perayaan ulang tahunnya awal Maret 2015 bahwa hidup selama 117 tahun tidak terasa begitu lama sebetulnya.

Dalam rentang hidupnya, ia mengalami tiga kali pergantian abad, satu abad diantaranya dialaminya penuh; menyaksikan pergantian empat kaisar Jepang, enam monarki Inggris dan 20 presiden Amerika Serikat; juga hidup di zaman seluruh presiden Indonesia plus penjajahan Jepang dan Belanda di Indonesia.

Wanita Jepang tersebut menikah dengan suaminya, Yukio, pada tahun 1919. Mereka memiliki dua putri dan seorang putra. Suaminya meninggal pada tahun 1931.

Okawa meninggalkan empat cucu dan enam cicit.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Jepang
 
• Resesi Semakin Dalam, Jepang Dihantam Kontraksi Ekonomi Terburuk Sejak 1980
 
• Trump Kunjungi Jepang, Bertemu Kaisar Naruhito dan PM Shinzo Abe: Apa Isu Penting yang Dibahas?
 
• Banjir dan Longsor Menghantam Jepang, Korban Meninggal Capai 100 Orang
 
• Jepang Utus Kapal Perang Terbesar untuk Kawal Kapal Logistik AS
 
• PM Jepang Kunjungi Pearl Harbor Sampaikan Duka Cita
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]