Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Rupiah
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,19% ke Level Rp 9.626
Wednesday 24 Oct 2012 10:09:04

Ilustrasi, Penukaran Uang (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Rupiah melemah Rp 18 atau 0,19% ke level Rp 9.626 terhadap dolar Amerika sebelum transaksi resmi dibuka pagi ini, Rabu (24/10).

Dari indeks nilai tukar Bloomberg pada pukul 8:10 WIB, diketahui mayoritas mata uang Asia Pasifik mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika.

Sementara itu, dolar AS naik 0,6% ke US$ 1,298 per Euro pada pukul 5 sore di New York. Sebelumnya dolar AS sempat menyentuh US$ 1,295, dan naik lagi ke level terkuat dalam sepekan.

Yen juga naik 0,7% ke 103,69 terhadap 17 mata uang negara lain setelah berada di posisi 104,59, yaitu level terendah sejak 4 Mei. Mata uang Jepang ini terapresiasi tipis 0,1% ke 79,85 per dolar AS setelah sebelumnya tergelincir ke 80,01, yang terlemah sejak 6 Juli.

"Di AS, pendapatan telah mengecewakan, terutama di sektor-sektor yang selama ini terang, seperti teknologi," kata Aroop Chatterjee, Ahli Strategi Mata Uang Barclays Plc di New York.

"Dalam periode ketidakpastian seperti ini, mata uang safe haven sangat dicari seperti yen dan dolar Amerika Serikat,” tambahnya.(faa/blb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Rupiah
 
Efektivitas Peluncuran Uang Kertas Pecahan Rp 75 Ribu Edisi Khusus Dipertanyakan
 
Rupiah Terus Anjlok, Defisit Anggaran Melebar dan Kasus Corona Bertambah
 
Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia
 
Kritik dan Tertawai Cetak Uang Braille, TKN Jokowi - Ma'ruf Sangat Below Standar Pengetahuan
 
IPI: Ada 2 Faktor Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]