Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
SKK Migas
Mulai Naik, Produksi Minyak Nasional Sudah Capai 840.000 Barel/Hari
Friday 26 Apr 2013 23:18:31

Proyek Minyak dan Gas.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Produksi minyak nasional mulai naik sejak awal tahun, rata-rata produksi minyak bulan Maret 2013 berhasil mencapai 840.000 barel per hari sementara rata-rata produksi minyak pada kuartal pertama tahun ini telah mencapai 830.900 barel per hari.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini menyebutkan, jika dibandingkan dengan angka produksi pada hari terakhir Desember tahun 2012 yang sebesar 825.000 barel per hari maka SKK Migas telah berhasil menahan laju penurunan produksi hingga mencapai nol persen atau zero decline bahkan cenderung meningkat.

“Normalnya produksi minyak akan terus mengalami penurunan jika tidak ada usaha atau upaya untuk menahan laju penurunan produksi. Pada akhir tahun 2012 produksi minyak nasional sebesar 825.000 barel per hari dan normalnya produksi minyak akan mengalami penurunan alamiah hingga mencapai 15 persen. Saat ini kita telah berhasil menaikkan produksi,” ujar Rudi Rubiandini di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Keberhasilan mencapai zero decline dalam tiga bulan pertama, menurut Rudi, merupakan keberhasilan dan kerja keras bersama semua pemangku kepentingan baik KKKS, masyarakat, Pemerintah Daerah, Kementrian Kordinator Perekonomian, Kementrian ESDM, Kementrian Kehutanan juga dukungan dari DPR dan DPRD serta semua pihak terkait lainnya.

Untuk itu Kepala SKK Migas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan para mitra kerja atau KKKS yang telah mencapai dan melampaui target yang direncanakan sesuai Persetujuan WP&B 2013 serta berhasil mengatasi gangguan atau meminimalisasi gangguan produksi.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan juga kontraktor kontrak kerja sama yang telah membantu memenuhi target yang disepakati didalam WP&B tahun ini,” ujarnya.

Sejumlah KKKS yang berhasil melampaui target produksi pada kuartal pertama tahun ini antara lain ConocoPhillips lebih tinggi 20% dari target didalam Work Program and Budget (WP&B), VICO Indonesia berhasil lebih tinggi 6%, CNOOC SES Ltd lebih tinggi 5%, PHE ONWJ lebih tinggi 4% dan Total E&P Indonesia lebih tinggi 2%. Sementara Mobil Cepu Ltd berhasil memenuhi target yang telah disepakati didalam WP&B.

Dalam tiga bulan pertama, ConocoPhillips Indonesia berhasil mencapai produksi minyak sebesar 36.084 barel per hari dari target WP&B sebesar 30.100 barel, VICO Indonesia berhasil mencapai produksi minyak sebesar 14.661 barel per hari dari target WP&B sebesar 13.800 barel, produksi minyak CNOOC SES Ltd berhasil mencapai 35.469 barel per hari dari target 33.488 barel, PHE ONWJ 37.918 barel minyak per hari dari target 36.406 barel, dan Total E&P Indonesie berhasil memproduksi minyak sebesar 69.627 barel per hari dari target 67.990 barel.

Sementara Mobil Cepu Ltd berhasil mencapai produksi sebesar 24.580 barel per hari dari target 24.452 barel.
“Kami berharap pencapaian target produksi pada kuartal berikutnya hingga akhir tahun tidak lebih rendah dari yang direncanakan, untuk itu para kontraktor kontrak kerjasama diharapkan mengidentifikasi hambatan operasi yang menyebabkan tidak tercapainya target serta segera membuat rencana tindak lanjut upaya meningkatkan kinerja sistem aliran fluida produksi migas,” pinta Rudi.

Selain itu, kontraktor kontrak kerja sama juga diminta segera melakukan upaya strategis melalui kegiatan pemboran, workover dan well services guna menahan laju penurunan produksi dan atau meningkatkan produksi eksisting.(hsm/es/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait SKK Migas
 
SKK Migas Diminta Jelaskan Terjadinya Tren Penurunan Lifting Minyak
 
KPK Tahan Jero Wacik Mantan Menteri ESDM
 
Jero Wacik Hadir Sebagai Saksi di KPK
 
KPK Tetapkan Artha Meris Simbolon Jadi Tersangka Kasus SKK Migas
 
KPK Akhirnya Tetapkan Sutan Bhatoegana Jadi Tersangka Gratifikasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]