Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PT KAI
Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
2019-01-22 20:44:52

Stasiun Manggarai.(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat ini pembangunan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan tengah dikebut. Oleh karena itu, jalur 10 Stasiun Manggarai akan ditutup selama 45 hari ke depan. Terhitung mulai Rabu, 23 Januari 2019.

Vice Corporate Communication PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa dalam press rilisnya mengatakan, "Guna cepat terselesaikannya proses revitalisasi Stasiun Manggarai serta demi keamanan dan keselamatan para pengguna jasa, mulai Rabu (23/1) selama 45 hari ke depan jalur 10 Stasiun Manggarai tidak bisa melayani naik dan turun penumpang dikarenakan adanya pekerjaan konstruksi dengan alat berat", jelas Eva, Selasa (22/1).

Dalam pengerjaannya, Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral pertemuan dari empat arah yaitu Bogor, Bekasi, Tanah Abang, dan Jakarta Kota terus dikebut pembangunannya oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten (BTPWJB) Kementerian Perhubungan.

"Nantinya, Stasiun Manggarai akan dibangun menjadi tiga lantai yang memisahkan perjalanan KRL lintas Bogor/Depok-Jatinegara/Jakarta Kota, KRL lintas Bekasi-Jakarta Kota, kereta bandara, dan kereta jarak jauh," lanjut Eva.

Apabila diamati, saat ini pekerjaan revitalisasi Stasiun Manggarai masih dalam proses pembangunan khususnya yang berada di jalur 8, 9, dan 10.

Jalur 8 dan 10 merupakan jalur aktif yang saat ini dikhususkan untuk KRL lintas Jatinegara-Depok/Bogor dan Jakarta Kota-Depok/Bogor.

Sementara itu, untuk jalur 9 merupakan jalur yang dikhususkan untuk kereta bandara.

Dengan penutupan jalur 10 tersebut maka para pengguna jasa di Stasiun Manggarai yang akan menuju Depok/Bogor dilayani KRL di jalur 8, 5 dan 4.

Eva juga menambahkan, selain melayani tujuan Depok/Bogor, di jalur 5 Stasiun Manggarai juga melayani KRL lintas Bogor/Depok-Jatinegara dan Bogor/Depok-Jakarta Kota, Sementara untuk jalur 4 selain melayani KRL tujuan Depok/Bogor juga melayani KRL tujuan Bekasi/Cikarang.

"Penutupan ini merupakan hasil koordinasi yang sudah dilakukan antara BTPWJB, PT KAI Daop 1 Jakarta, dan PT KCI", jelasnya.

Saat ini PT KCI mengoperasikan 936 perjalanan KRL dengan 71% perjalanan diantaranya melintas Stasiun Manggarai.

Selain dilalui KRL, Stasiun Manggarai juga dilalui kereta jarak jauh, kereta barang, dan kereta bandara dengan total perjalanan 725 perjalanan kereta per hari sehingga menjadikan Stasiun Manggarai sebagai stasiun tersibuk di Jabodetabek.(bh/na)

Share : |

 
Berita Terkait PT KAI
Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
Pemerintah Cabut Subsidi untuk 5 Kereta Api Ekonomi, Ini Daftarnya
PT KAI DAOP 1 Jakarta Siap Melayani Angkutan Nataru 2018/2019
5 Hal yang Kamu Dapatkan Saat Memesan Makanan di Restorasi Kereta Api
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ini Yang Dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Pemerintah Diminta Lebih Peka Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Pasca Perpres 125/2016
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Ketua MPR: Prioritaskan Kerja Merawat Kebhinekaan
Komite I DPD RI Desak Pemerintah untuk Percepat Pembentukan DOB
Terkait UU KPK, BEM Uhamka Usul Adakan Diskusi di Lingkungan Kampus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Utang Luar Negeri RI Makin Bengkak, Naik Jadi Rp 5.553,5 Triliun
Jelang Pelantikan Presiden, DPR RI Berlakukan Sistem 'Clearance'
Pernyataan Din Syamsuddin terkait Kasus Penyerangan atas Menko Polhukam Wiranto
Ninoy Kena Pukulan Amuk Massa, Ketum PA 212 Minta Ustadz Bernard dan Aktivis Al Falah Dibebaskan
Soal Jatah Kursi Menteri, Pemuda Muhammadiyah Dorong dari Profesional
Jokowi Tetap Dilantik
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]