Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Muhammadiyah dan NU Kolaborasi dalam Filantropi
2016-08-26 06:05:28

saat konferensi pers di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (24/8).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) menargetkan 100 ribu pequrban pada perayaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1437 H. Dan penerima qurban pun ditargetkan sebanyak 3 juta orang.

Direktur Eksekutif Lazismu, Andar Nubowo mengatakan, dalam qurban kali ini, Lazismu bekerjasama dengan Lazisnu dan PT Bintang Toedjoe, Extra Joss. "Harapan kami tidak hanya qurban saja, tapi berlanjut pada isu lain," ujar Andar kepada wartawan saat konferensi pers di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (24/8).

Andar memberitahukan, jalinan kerjasama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama telah dibangun lagi dimulai dari lembaga filantropi yang dimiliki oleh kedua organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia ini. "Kolaborasi NU dan Muhammadiyah," katanya.

Karena itu, Lazismu dan Lazisnu, ia menuturkan, terus saling berkomunikasi dan berkordinasi dalam berbagai program, tak terkecuali program qurban ini. Tema yang diangkat dalam program qurban tersebut yaitu "Qurban Bersama, Qurban Itu Laki, Qurban Itu Keren".

Tema ini diangkat bersama-sama PT Bintang Toedjoe yang memproduksi minuman suplemen Extra Joss. PT Bintang Toedjoe juga memberikan masing-masing seekor sapi seberat satu ton kepada Lazismu dan Lazisnu. Tak hanya hewan qurban sapi, PT Bintang Toedjoe memberikan donasi Rp 100 juta kepada masing-masing Lazismu dan Lazisnu.(RidloAbdillah/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]